Asal Mula Nama Jalan Margonda: Kisah Pahlawan Kemerdekaan

Margonda (Sumber: Wenri Wahar. 2011. "Gedoran Depok: Revolusi Sosial di Tepi Jakarta 1945-1955. Jakarta: Usaha Penerbitan Telah Sadar)
Margonda (Sumber: Wenri Wahar. 2011. “Gedoran Depok: Revolusi Sosial di Tepi Jakarta 1945-1955. Jakarta: Usaha Penerbitan Telah Sadar)

“Ku ingat selalu cerita itu, Romansa Senja di Margonda. Oo Nona, Oo Nona, Nona Lisa” (Romansa Senja di Margonda-The Bobrocks).

Sore itu langit tampak mendung. Jalanan pun mulai dibasahi oleh rintik-rintik hujan yang mulai turun. Di ujung jalan, samar-samar terlihat tulisan “Selamat Datang di Depok”. Setiap hari jalanan tersebut selalu ramai oleh lalu lalang kendaraan bermotor. Di sepanjang jalan, baik di sisi kanan atau sisi kiri, terdapat kantor pusat pemerintahan, terminal bus, rumah sakit, berbagai kampus perguruan tinggi, sekolah, kantor Polres, dan bangunan komersial seperti mall, apartemen, showroom, hingga restoran. Beberapa orang terlihat sedang menyeberang jalan di daerah yang dikenal dengan sebutan “Kober”. Tak jauh dari Kober, terdapat sepasang remaja yang sedang berjalan sambil bersenda gurau seakan tidak peduli dengan hiruk pikuk kendaraan yang saling mendahului. Begitulah suasana sore hari di Margonda, sebuah jalan utama yang membelah kota Depok.

Suasana sore hari di jalan Margonda ini menginspirasi sebuah band kampus bernama The Bobrocks untuk membuat lirik lagu dengan latar tempat di Margonda. Band yang terdiri dari Mohamad Yoga Ramadhan, Airlangga Noor, Muhammad Ari Saptahadi, Adi Ahdiat, dan Rengga Sanjaya Nuriman sepakat menggunakan kata Margonda sebagai judul lagu, yaitu “Romansa Senja di Margonda”. Agaknya Margonda memiliki daya tarik tersendiri bagi band yang terbentuk pada 12 Februari dengan personil yang seluruhnya merupakan alumni dari FIB UI ini. Oleh sebab itu, patut untuk diketahui asal-usul Margonda yang kini menjadi nama jalan utama di Depok.

Menelisik asal-usul Margonda memiliki arti kembali pada masa Revolusi Kemerdekaan pasca Proklamasi tahun 1945. Margonda merupakan nama seorang pemuda yang gugur di dalam sebuah pertempuran melawan pasukan NICA (Nederlands-Indische Civil Administration) di daerah Kalibata, Pancoran Mas, Depok pada tanggal 16 November 1945. Tanggal tersebut bertepatan dengan serangan kilat dari seluruh penjuru mata angin yang dilancarkan oleh lascar-laskar untuk membebaskan kota Depok dari pendudukan NICA. Dalam pertempuran tersebut, Margonda tewas tertembak di bagian dada saat hendak melempar granat ke arah musuh (Wenri Wanhar, 2011: 118-119). Semasa hidupnya, Margonda memiliki sahabat dekat, yaitu Ibrahim Adjie dan TB Muslihat. Ibrahim Adjie selamat dalam pertempuran dan terakhir menjabat sebagai Pangdam Siliwangi, sedangkan TB Muslihat mengalami nasib yang sama dengan Margonda. Untuk mengenang jasa TB Muslihat, pemerintah kota Bogor membangun patung di pelataran taman kopi, dekat stasiun Bogor, dan mengabadikan namanya sebagai nama jalan di Bogor.

Rekam jejak Margonda yang memiliki nama kelahiran Margana ini dimulai saat ia menjadi palajar analis kimia di Balai Penyelidikan Kimia atau Analysten Cursus milik pemerintah Hindia Belanda yang didirikan oleh Indonesiche Chemische Vereniging. Lembaga ini terlertak di Bogor. Setelah itu, pada tahun 1940, Margonda mengikuti pelatihan penerbangan di Luchtvaart Afdeeling, Departemen Penerbangan Belanda. Namun, pelatihan penerbangan ini tidak berlangsung lama karena pada tahun 1942 Belanda menyerah tanpa syarat pada Jepang sekaligus menandai berakhirnya kekuasaan pemerintah Hindia Belanda. Pada saat Jepang menduduki Nusantara, Margonda tidak terlihat sepak terjangnya.

Kiprah Margonda mulai terlihat ketika Jepang menyerah pada Sekutu pada tahun 1945. Margonda mulai aktif dalam gerakan kepemudaan berbentuk laskar-laskar. Margonda bersama tokoh-tokoh pemuda lokal di wilayah Bogor dan Depok, seperti Ibrahim Adjie, TB Muslihat, dan Tole Iskandar mendirikan Angkatan Muda Republik Indonesia (AMRI) yang bermarkas di Jalan Merdeka, Bogor. Perpecahan AMRI karena anggotanya banyak yang bergabung dengan BKR, Pesindo, KRISS dan kelompok kecil sejenis lainnya membuat AMRI di bawah pimpinan Margonda memiliki usia yang relatif singkat.

Jauh sebelum proklamasi kemerdekaan, wilayah Depok merupakan sebuah Gemeente yang memiliki pemerintahan sendiri sejak tanggal 28 Juni tahun 1714. Wilayah Depok awalnya merupakan sebuah tanah partikelir milik Cornelis Chastelein. Tanah ini kemudian diserahkan pada 12 orang budak dari Cornelis Chastelein. Mereka kemudian mengurus wilayah Depok dan memiliki gaya hidup layaknya orang Eropa dengan menggunakan bahasa Belanda dalam pergaulan sehari-hari. Mereka inilah yang menjadi cikal bakal penyebutan Belanda-Depok. Hal ini kemudian justru membawa malapeta bagi kaum Belanda-Depok karena pasca proklamasi kemerdekaan tahun 1945 mereka dianggap oleh masyarakat pribumi dan lascar-laskar rakyat sebagai kelompok yang tidak pro-republik dan tidak mengakui kemerdekaan Indonesia sehingga bermuara pada peristiwa yang dikenal dengan Gedoran Depok pada tanggal 11 Oktober tahun 1945.

Mengetahui peristiwa ini, NICA segera mengambil tindakan dengan menyerang dan menduduki Depok serta membebaskan kaum Belanda-Depok. Memasuki bulan November, seluruh pemuda mengadakan konsolidasi dan menyusun kekuatan untuk kembali merebut Depok dari pendudukan NICA. Pada tanggal 16 November 1945, mereka mengadakan serangan kilat dari segala penjuru mata angin. Dalam serangan kilat ini, Margonda turut serta. Saat pertempuran di wilayah Kalibata, Pancoran Mas inilah Margonda gugur dengan luka dibagian dada. Kalibata di kawasan Pancoran Mas, Depok menjadi saksi bisu gugurnya Margonda.

Hingga akhir hayat, Margonda belum merasakan kemerdekaan negara dan bangsanya. Saat ini, jasad Margonda telah tenang di Taman Makam Pahlawan Dreded, Bogor. Nama dan fotonya masih menghiasi dinding Museum Perjuangan Bogor hingga kini. Meskipun Margonda lahir di Bogor dan semasa hidupnya lebih banyak menghabiskan waktunya di Bogor, namun perjuangannya untuk Depok sangat layak untuk dihormati. Hal ini yang membuat namanya diabadikan sebagai nama jalan utama di Depok agar namanya tetap disebut, diingat, dan dikenang, khususnya bagi para pemuda.

 

Gambar utama: dienz1305.blogspot.com

7 Hal Penting Jika Kamu Masih Bingung Cari Kosan

Jika pada artikel yang lalu berisikan tentang skill apa aja yang harus kamu miliki saat merantau, entah untuk urusan kuliah atau bekerja maka kali ini akan dibahas tentang tempat tinggal. Saat memutuskan jadi perantau, hal yang ada di benakmu adalah tempat tinggal a.k.a kost. Tentunya kamu akan mencari yang aman, nyaman, dan tenteram. Karena itu, demi mendukung terealisasinya keinginanmu, berikut adalah hal yang harus diperhatikan saat mencari tempat kost.

1. Cari sejak jauh-jauh hari

Cari kosan jauh-jauh hari (Sumber:)
Cari kosan jauh-jauh hari (Sumber:Photo Credit: Jeremy Wilburn via Compfight cc)

Cari tempat kost ini susah-susah gampang, cocok-cocokan, macem jodoh dan pdkt. Jadi mesti sabar, nggak boleh terburu-buru, yang pasti jangan mepet waktu dalam mencari kostan. Bukan apa-apa, bisa-bisa kamu malah nggak kebagian. Atau meskipun kebagian ternyata kamu nggak kerasan dan sreg di sana. Kan sayang. Maka dari itu, siapkan 2–3 bulan sebelum kamu pindah. Dengan rentang waktu lumayan lama, kamu bisa survei ke berbagai tempat kostan dan mencari yang paling pas di hati. Dijamin, kamu terhindar dari perasaan menyesal dalam dada. Ah, sedaaap.

 

2. Jika terpaksa mepet, pilih yang perbulan

4566995_980ff39d40_b
Kalau takut nggak betah, pilih yang bayar bulanan (Sumber:Photo Credit: The Rocketeer via Compfight cc)

 

Hah? Maksudnya gimana, deh? Jadi gini, ceritanya kamu masih di luar kota, tidak punya kenalan di tempat tujuan kost dan nggak bisa cari kostan dari jauh-jauh hari sehingga terpaksa h-1 atau pas hari H-nya baru nyari. Nah, carinya yang perbulan atau 3 bulanan aja. Jangan nekat ambil yang setahun. Kenapa? Supaya kamu tidak rugi terlalu banyak jika ternyata setelah tinggal di sana, kamu tidak merasa nyaman dan memutuskan untuk pindah.

 

3. Jika bawa kendaraan cari kost yang agak jauh

Naik motor ke kampus (Sumber:)
Naik motor ke kampus (SumberPhoto Credit: David, Bergin, Emmett and Elliott via Compfight cc🙂

Ceritanya kamu dibekali dengan kendaraan dari orangtua di rumah. Dengan kondisi seperti ini kamu harus memanfaatkannya dengan mencari kost yang agak jauh dari tempatmu kuliah atau kerja. Misalnya di daerah pinggiran kota. Karena kamu akan mendapatkan tempat nyaman dan aman dengan fasilitas serupa, tapi berharga lebih murah. Jauh sedikit tidak apa, kamu kan punya kendaraan. Jika kamu berhasil mendapatkan tempat nyaman dengan harga murah, keadaan ini akan berimbas kepada uang sakumu yang akan tersisa lebih banyak.

 

4. Cari kost dengan fasilitas lengkap

Fasilitas lengkap
Fasilitas lengkap (Sumber: Photo Credit: mikepetrucci via Compfight cc)

Kamu pendatang dari pulau seberang? Carilah kost dengan fasilitas lengkap. Hal ini akan memudahkanmu sehingga kamu ngga perlu repot membawa dan membeli barang-barang yang seenggaknya susah kamu angkut kembali saat pindahan nanti. Nggak mungkin, dong, kamu bawa lemari pake ekspedisi ke pulau seberang? Meskipun mungkin saja, biaya yang dikeluarkan tentu tak sedikit. Maka dari itu, solusi satu-satunya adalah mencari kost dengan fasilitas lengkap.

 

5. Untuk nocturnal hindari tempat kost dengan jam malam

Kamu suka pulang malam?
Kamu suka pulang malam? (Sumber:Photo Credit: vonderauvisuals via Compfight cc)

Ini nih yang akrab dengan kost. Jam malam. Peraturannya pun berbeda tiap kost, ada yang menetapkan pukul 20.00, 21.00, 22.00, atau bahkan bebas. Buat kamu yang aktif dari siang sampai malam tentu akan keberatan dengan hal ini. Sebagai aktivis yang sering kali rapat, mahasiswa yang part time sore hingga malam, atau yang mendadak dapat kelas tambahan dan mengerjakan tugas, tentu bakalan bete tak tentu arah saat capek-capek pulang, menemukan gerbang kost terkunci rapat. Belum lagi proses interogasi dari pemilik kost yang memakan waktu. Solusinya adalah, cari kost dengan jam malam fleksibel.

 

6. Fasilitas dapur is a must

Kalau ada dapur, kamu bisa masak  (Sumber:)
Kalau ada dapur, kamu bisa masak (Sumber:Photo Credit: uncleboatshoes via Compfight cc)

Akhir bulan telah datang, uang saku menipis, job sepi orderan, dan masih ada beberapa hari sebelum uang bulanan berikutnya turun. Saat susah inilah keberadaan dapur sangat diidam-idamkan. Kamu bisa memasak mie, telur, atau apa pun persediaan yang kamu punya. Memasak sendiri di kostan adalah cara terampuh untuk menghemat. Dengan adanya dapur kamu juga bisa membuat bekal untuk dibawa kuliah. Dua kali lebih hemat dan sehat. Brilliant!

 

7. Ngekost berdua? Boleh juga

Selain murah, di kosan jadi punya teman curhat
Selain murah, di kosan jadi punya teman curhat (Sumber:Photo Credit: wharman via Compfight cc)

Mau ngekost di tempat yang lebih asik sedikit tapi harganya terlalu mahal? Carilah teman sekamar! Dengan tinggal berdua di satu kamar kost, kamu bisa menikmati kamar yang nyaman dan asik tanpa harus terkuras banyak uang. Karena biaya akan ditanggung secara bersama. Namun, jangan heran bila pemilik kost menambah charge di atas harga normal. Biaya maintenance kamar yang dipakai berdua tentunya berbeda dengan sendiri. Makanya pintar-pintarlah bernegosiasi dengan pemilik kost demi mendapatkan harga idaman.

Sekali lagi, kost itu jodoh-jodohan, mesti sabar jika kamu mau mendapatkan yang pas. Karena sebagai anak rantau, kost adalah rumah kedua, maka harus dicari dengan sungguh-sungguh sehingga nggak ada kejadian pindah rumah seperti kucing.

Tips Menghadapi Tes TOEFL untuk Beasiswa Luar Negeri

TOEFL Test

Untuk melamar beasiswa S2 di luar negeri, terutama di negara-negara Eropa dan Amerika, kemampuan berbahasa Inggris, yang ditunjukkan melalui skor TOEFL/IELTS/sejenisnya, tentunya menjadi syarat utama. Seperti apa ‘medan perang’ yang akan teman-teman hadapi saat tes TOEFL? Di artikel ini, anakUI.com membahas tips TOEFL untuk mendaftar beasiswa S2 luar negeri.

Hal pertama yang harus diperhatikan untuk meraih sukses pada tes TOEFL untuk beasiswa S2 luar negeri adalah batas minimum skor TOEFL yang dibutuhkan. Batas minimum skor TOEFL sangat beragam, umumnya, program S2 di luar negeri mensyaratkan nilai TOEFL iBT di atas 85. Selain skor total, perhatikan juga nilai minimum yang harus diraih per komponennya.

Universitas – universitas unggulan tentunya memiliki standar yang lebih tinggi. Universitas Oxford misalnya, memiliki standar minimum skor TOEFL sebesar 100, dengan 22, 24, 25, dan 24 sebagai nilai minimum komponen listening, reading, speaking, dan writing. Jurusan sastra Inggris, hukum, politik, dan beberapa jurusan sosial lainnya juga memiliki batas minimum skor TOEFL yang lebih tinggi dibandingkan jurusan sains.

Universitas yang berlokasi di negara dengan bahasa ibu selain Bahasa Inggris biasanya mensyaratkan nilai TOEFL yang lebih rendah. Jika nilai TOEFL teman-teman tidak terlalu tinggi, silakan pertimbangkan untuk menimba ilmu di kampus berbahasa Inggris di negara-negara tersebut.

 

Listening Section

Listening section biasanya menjadi lahan pengumpulan nilai bagi kebanyakan peserta TOEFL. Untuk bisa mengambil poin maksimal, manfaatkan kertas buram yang diberikan kepada teman-teman untuk mencatat poin-poin penting dalam section ini. Berlatihlah untuk menulis cepat dan singkat, karena selama teman-teman menulis, rekaman yang teman-teman dengarkan tetap terus berjalan. Jangan terburu-buru, karena teman-teman harus memastikan tulisan teman-teman tetap terbaca saat teman-teman akan menjawab pertanyaan.

Saat TOEFL, teman-teman tidak berada di ruangan yang sunyi, seperti halnya ujian kebanyakan. Saat teman-teman sedang mengerjakan bagian listening, ada kemungkinan peserta di sebelah teman-teman sedang mengerjakan bagian speaking, sehingga konsentrasi teman-teman mungkin saja terganggu. Hal ini penting untuk diketahui dan kalau bisa disimulasikan agar saat TOEFL berlangsung teman-teman tidak kaget. Cobalah mengerjakan latihan listening di sebelah tv yang menyala dengan menggunakan headphone.

 

Reading Section

Selain listening, para peserta TOEFL juga biasanya mendapatkan nilai tinggi di reading section. Terutama untuk calon mahasiswa/i S2, kemampuan membaca sangat diperlukan, mengingat banyaknya jurnal ilmiah yang harus teman-teman baca kelak.

Satu-satunya cara untuk meningkatkan kemampuan teman-teman di section ini adalah dengan membiasakan diri banyak membaca selama persiapan TOEFL. Selain kemampuan teman-teman untuk mengerti yang semakin meningkat, kebiasaan rajin membaca juga bisa meningkatkan kecepatan membaca teman-teman, sehingga menyisakan banyak waktu untuk menganalisa pertanyaan atau bahkan membaca ulang bacaan yang diberikan.

Pertanyaan terakhir di setiap bacaan adalah pertanyaan yang sangat menjebak, karena teman-teman harus memilih kalimat yang menyimpulkan bacaan yang diberikan. Untuk menjawab pertanyaan ini, ada baiknya jika teman-teman membaca ulang paragraf (atau kalimat) pertama dan terakhir dari bacaan, untuk menghindari jebakan-jebakan pada pilihan jawaban yang diberikan.

 

Speaking Section

Di bagian ini, teman-teman harus berkonsentrasi penuh dengan pikiran teman-teman sendiri, karena ruang ujian akan menjadi sedikit bising oleh peserta yang juga mengerjakan bagian speaking ini.

Ada enam tipe pertanyaan di section ini, yaitu reasoning, quick thinking, summarizing, communication, comprehensive speaking ability, dan notes taking and inferring from them. Pelajari contoh-contoh pertanyaan TOEFL dan pelajar juga jawaban seperti apa yang diinginkan. Karena ujian speaking ini sedikit berbeda dengan ujian speaking di sekolah-sekolah biasa.

Bagi teman-teman yang biasa berbicara Bahasa Inggris mungkin bagian ini tidak akan terlalu sulit. Tetapi perhatikan, berbeda dengan IELTS di mana peserta berhadapan langsung dengan penguji di speaking section, pada ujian TOEFL, teman-teman hanya akan berhadapan dengan komputer. Hal ini akan membuat teman-teman merasa sedikit aneh dan juga mewajibkan teman-teman berpikir lebih keras karena waktu untuk menyusun speech sangat terbatas. Tidak akan ada pertanyaan dari penguji yang membuat teman-teman bisa mengekspresikan pikiran dan kemampuan teman-teman berbicara Bahasa Inggris dengan lebih baik. Semuanya tergantung pada kemampuan komposisi teman-teman.

 

Writing Section

Saat teman-teman berlatih untuk writing section ini, sediakan juga waktu untuk menganalisa tulisan teman-teman sendiri. Dengan melakukan analisa terhadap tulisan teman-teman, teman-teman akan mengingat kesalahan-kesalahan, terutama kesalahan grammar yang terdapat pada tulisan teman-teman.

Kemampuan teman-teman menganalisa juga menjadi sangat penting di section ini, karena seperti tulisan pada umumnya, tulisan teman-teman di TOEFL ini pun membutuhkan revisi yang cepat dan tepat. Biasakan menganalisa alur tulisan teman-teman, apakah alirannya sudah baik, apakah pengenalan topik dan kesimpulan berada pada tempatnya. Jangan lupakan juga kata/kalimat penyambung antar paragraf, agar tulisan teman-teman menjadi lebih baik.

Proses penyuntingan tulisan di TOEFL bisa dilakukan dengan mudah, seperti teman-teman mengetik di komputer biasa. Fungsi cut, copy, dan paste harus teman-teman manfaatkan dengan baik.

 

Di Hari Ujian

Tes TOEFL berlangsung cukup lama, sekitar empat jam, jadi makanlah secukupnya, agar konsentrasi teman-teman tidak terganggu oleh rasa lapar. Tetapi jangan makan terlalu banyak khawatir di saat harus menulis/membaca teman-teman malah mengantuk.

Jangan lupa membawa kartu identitas dan datanglah ke tempat ujian paling lambat setengah jam sebelum tes dimulai. Hal ini untuk mempercepat proses pengisian formulir dan data-data lain yang diperlukan sebelum tes berlangsung. Di beberapa tempat ujian, mereka yang datang lebih awal diperbolehkan memulai tes lebih awal. Ini akan sangat menguntungkan karena teman-teman bisa menjalani tes listening dan speaking dengan kondisi ruangan yang lebih sunyi.

Itulah tips TOEFL untuk beasiswa S2 luar negeri. Tentu saja tips ini tidak berarti apa-apa kalau teman-teman tidak latihan dulu sebelum mengambil tes-nya..

Semoga teman-teman bisa memenuhi persyaratan untuk universitas yang teman-teman tuju. Mari persiapkan S2 teman-teman mulai dari sekarang.

Selamat berjuang!


Photo Credit: pshegubj via Compfight cc

5 Skill Ini Harus Dimiliki Kalau Mau Kuliah Jauh dari Keluarga

Semua bergenerasi, begitu pun kehidupan kamu. Tanpa terasa, sebentar lagi kamu akan meninggalkan kehidupan seragam putih abu-abu menggantikan dengan pakaian bebas. Kamu merasa sudah dewasa dan menganggap kini saatnya untuk merantau dari rumah. Nggak sedikit di antara kamu sudah mantap dengan universitas pilihanmu yang ternyata, sooo faaaar away dari rumahmu. Kamu sudah siap dengan segala risiko. Termasuk menjalani long distance relationship dengan orang terkasih, mulai dari orang tua, teman, hingga pacar. Tapi tunggu dulu, apakah merantau semudah itu?

Sebenarnya, sih,  nggak jadi masalah kalau kamu masih tinggal bersama sanak keluarga  yang kemungkinan masih menjamin hidup kamu. Tapi bagaimana jika kamu harus bertahan hidup sendirian di tempat orang? Tentu saja ini membutuhkan keahlian. Berikut adalah skill yang harus kamu kuasai jika ingin merantau alias kuliah di kota orang.

1. Memasak

Cowok juga harus masak! (Sumber: )
Cowok juga harus masak! (Sumber:Photo Credit: jaumescar via Compfight cc)

Masak berhubungan dengan makanan. Makanan berhubungan dengan kelangsungan hidup. Tentunya sudah kamu tahu, kalau dengan masak kamu bisa bertahan hidup sekaligus menekan biaya hidup. Apalagi nanti kamu berstatus sebagai anak perantau yang harus hidup hemat. Ya, kalau tiap hari makan di luar mulu bisa tekor, belum tentu juga sehat. Biar pun kamu boleh ngutang sama ibu kantin, tetap aja musti dibayar kan pake uang, bukan pake doa. Semurah-murahnya makan di warteg, lebih murah lagi kalo kamu masak indomi di kosan. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa saat merantau, memasak adalah hal utama yang setidaknya, sih, (sedikit) harus kamu kuasai. Nggak perlu jago-jago amat, yang penting dasarnya. Toh, semua akan terbiasa seiring berjalannya waktu. Hidup masak!

 

2. Bersih-bersih

Yakin mau tidur di kamar kayak gini? (Sumber:)
Yakin mau tidur di kamar kayak gini? (Sumber:Photo Credit: Scott* via Compfight cc)

Kalau memasak sudah clear, sekarang waktunya untuk skill selanjutnya yang perlu kamu kuasai, yaitu bersih-bersih. Buat kamu yang udah biasa apik dan rapi hal ini tentu bukan persoalan sulit. Coba tanyakan kepada temanmu yang kurang biasa. Pasti dia bingung. Ketahuilah, nanti kamu akan tinggal sendiri di kosan atau kontrakan. Kalau kamu nggak bisa bebersih, siapa yang bakal bersihin bekas makan kamu, atau nyapu kamar, atau ngepel? Kamu mau hidup di tempat berserakan sampah? Nggak, kan? Gih, sana mulai bebersih bantuin Ibu.

 

3. Mengatur Uang

Atur uang (Sumber:)
Atur uang (Sumber:Photo Credit: Magh via Compfight cc)

Gini lho ya, kamu kan nantinya bakalan jauh dari orang tua dan uang yang kamu miliki akan terbatas, mending dari sekarang belajar cara mengatur uang. Biar nantinya setelah merantau kamu nggak kelimpungan. Kamu harus pinter menghemat, memilih mana yang penting dan ngga, juga nyari kesempatan untuk mendapatkan sokongan finansial.

 

4. Mencari Uang

Jadi guru? Boleh juga! (Sumber:)
Jadi guru? Boleh juga! (Sumber:Photo Credit: Barrett Web Coordinator via Compfight cc)

Kalau kamu udah pinter ngaturnya, sekarang waktu yang tepat untuk menambah pundi-pundi uang kamu. Malu dong ya tiap ada apa-apa minta mulu sama orangtua. Nah, untuk menambah dan memenuhi kebutuhan kamu yang bukan itu-itu aja, kamu harus cari uang tambahan. Caranya ya jual jasa. Kamu pinter bahasa Inggris, ya kembangkanlah jasa translate, kamu pinter foto, bisa juga jadi fotografer freelance, semacam itu deh.

 

5. Mengatur Waktu

9602157038_f53b49bb50_b (1)
Mengatur waktu (Sumber:Photo Credit: kondesamsons via Compfight cc)

Ngatur waktu itu susah-susah gampang. Kamu harus pinter-pinter milih mana yang harus didahulukan. Karena kalau kamu nggak bisa ngatur waktu dengan baik, bisa dipastikan hidupmu akan berantakan. Bayangin, gimana kalau dalam sehari kamu harus kuliah, ngerjain tugas, ngerjain pekerjaan rumah, kumpul ini-itu, dan freelance—belum lagi buat ketemu pacar. Apa jadinya coba kalau waktumu nggal teratur dengan baik? Bisa amsyong kamu. Kalau kamu merasa tetep nggak bisa ngatur hidupmu, solusinya gampang, carilah pasangan yang pengatur.

Kayanya itu dulu skill utama yang harus kamu kuasai saat merantau. Sisanya sih bisa kamu sesuaikan seiring dengan waktu yang berjalan. Kalau kamu merasa ada skill lain yang perlu ditambahkan boleh lho ditambah di kolom komnetar. So, selamat merantau!

Tambah Uang Sakumu dengan 7 Peluang Bisnis Jasa Sederhana Ini

Sebagai mahasiswa, banyak banget kebutuhan kita. Selain kebutuhan utama seperti ngekost atau makan, ada lagi kebutuhan printilan yang ditotal-total bakal besar banget. Fotokopi lah, print untuk tugas lah, beli buku kuliah lah, beli flash disk lah, dsb. Buat kamu yang masih tinggal dengan orangtua mungkin tidak terlalu merisaukan ini. Tapi bagaimana dengan mereka yang merantau? Atau mereka yang ingin mandiri dan membiayai kebutuhannya sendiri?

Kamu tentu saja akan bingung, karena kamu masih sibuk kuliah, jadi tidak bisa bekerja. Jadi, harus gimana dong biar bisa membiayai kebutuhan sendiri tanpa perlu mengandalkan orangtua terus? Jawabannya, adalah dengan menjual jasa.

Di tulisan kali ini, anakUI.com mau berbagi beberapa peluang bisnis jasa yang cocok banget untuk nambah-nambah uang saku mahasiswa.

1. Jasa Desain Grafis

 

Sehari-hari mainannya Photoshop nih
Sehari-hari mainannya Photoshop nih (Foto luxuryluke via Compfight cc)

Kamu gape dalam desain grafis? Manfaatkan dong keahlianmu itu. Kamu bisa buka jasa bikin karikatur, design flyer atau poster, design buku tahunan, atau mengikuti lomba logo tiap ada yang open tender untuk acaranya. Hati senang, uang saku pun didapat.

 

2. Bimbingan Belajar/Privat

Bagi-bagi ilmu, terus dapat tambahan uang saku juga!
Bagi-bagi ilmu, terus dapat tambahan uang saku juga! (gambar: nurulfikri-mawar.blogspot.com)

Kecepatanmu menangkap ilmu yang disampaikan dosen atau membacanya harus kamu manfaatkan. Kenapa nggak kamu membantu temanmu yang kurang dalam mata kuliah tertentu? Bisa juga loh kamu buka jasa bimbingan belajar untuk SD dan SMP, atau bergabung menjadi pengajar di tempat bimbel.

 

3. Delivery Makanan

Kring.. kring.. mau dibeliin apa neng? (sumber)
Kring.. kring.. mau dibeliin apa neng? (Chemophilic via Compfight cc)

Kamu menetap di daerah yang jarang membuka tempat makan sampai malam? Atau teman-temanmu kadang suka malas jalan jauh untuk makan? Itu bisa loh dimanfaatkan sebagai peluang usaha jasamu. Kamu bisa buka layanan antar makanan baik siang atau malam. Tapi tentukan dulu range daerahnya ya, agar kamu ngga keteteran dalam beroperasi nantinya.

 

4. Jasa Perawat Hewan Peliharaan

Jadi, siapa yang mau merawat aku? (sumber)
Jadi, siapa yang mau merawat aku? (foto: jonasflanken via Compfight cc)

Kamu si penyuka binatang merasa sedih karena di kosan ngga punya binatang? Tenang, kamu bisa memanfaatkan rasa cintamu kepada binatang dengan mencoba menjalankan jasa merawat hewan peliharaan. Sekarang ini banyak orang yang memanfaatkan jasa ini loh. Tidak perlu yang terlalu rumit, kamu bisa mulai dengan perawatan sederhana seperti memandikan dan grooming kecil-kecilan. Hati senang, uang bertambah.

 

5. Jasa Fotografer atau Video Editor

Jasa Fotografer
1..2..3.. Cheese! (foto: jilleatsapples via Compfight cc)

Kamera DLSR mu nganggur? Manfaatkan dong! Jika pada dasarnya kamu memang suka fotografi dan video making, berarti memang kamu ditakdirkan untuk membuka jasa ini. Sediakan saja jasa foto pre-wed, buku tahunan, wedding, bahkan ulang tahun. Awali jasa ini dengan membantu temanmu membuat video anniversary atau kado tak terlupakan sebagai perkenalan tentang adanya jasamu.

 

6. Pembuatan Website

Desainer web harus jago bahasa kode kaya gini nih
Desainer web harus jago bahasa kode kaya gini nih (Foto: Mr.Tea via Compfight cc)

Era digital seperti ini memberi peluang besar bagi kamu-kamu yang bisa bikin website. Banyak perusahaan atau organisasi yang perlu website supaya eksis di Internet. Jasa ini umumnya dilakukan oleh anak Fasilkom, tapi anak fakultas lain juga ada lho yang kami temui bisa bikin website juga.

 

7. Jasa Pendamping Wisuda!

wisuda atau bagi raport
T_T (gambar: @andyrahadian)

Banyak yang mencari, kenapa tidak disediakan?

Bisnis jasa cocok banget dilakukan oleh mahasiswa karena hanya perlu modal yang sedikit. Bahkan bisa dibilang tidak perlu modal karena yang dijual adalah keahlian kita. Kalau kita mau bekerja keras dan berpikir kreatif, peluang itu selalu tersebar dimana-mana. Hanya perlu imajinasi dan kreatifitas, dapat deh tambahan rezeki! Selamat mencoba ya teman-teman!

Punya ide peluang jasa lain yang bisa dilakukan? Share di komentar yaa..

Head photo credit: AdamCohn via Compfight cc

Bosan dengan Depok? Ini 6 Tempat Wisata di Jakarta yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan

Bundaran Hotel Indonesia

Sebagai kota terbesar di Indonesia, yang bukan kebetulan bertetangga dengan Depok, banyak hal bisa kamu temukan di ibukota Jakarta. Mulai dari pusat hiburan, pusat perbelanjaan hingga objek wisata.

Berbicara mengenai objek wisata, kamu tentu tidak ingin melewatkan beberapa tujuan wisata yang menarik di Jakarta mulai dari kuliner, hiburan, hingga tempat belanja. Gedung-gedung bertingkat termasuk gedung hotel di jakarta, jalan-jalan yang penuh dengan kendaraan, serta beton-beton yang semakin banyak menutupi tanah tidak membuat Jakarta sepi akan kejutan. Ternyata ada loh tempat-tempat wisata unik di Jakarta yang mungkin kamu belum pernah dengar sebelumnya.

Berikut ini adalah enam tempat wisata di Jakarta yang tidak boleh kamu lewatkan, sekali-kalinya misalnya kamu bosan dengan suasana Depok.

Ak’sara

Ini adalah salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta spesial untuk kamu yang memiliki minat khusus. Tempat ini tidak boleh kamu lewatkan karena selalu memberikan kesan menarik dan memiliki koleksi yang lengkap, mulai dari buku tentang desain, buku tentang seni dan arsitektur, majalah, CD, pakaian, sepatu hingga berbagai hal unik bisa kamu dapatkan di tempat ini. Tidak hanya itu, peralatan rumah tangga seperti sendok unik dan jam tangan unik bisa kamu cari di tempat ini.

Ak’sara belanja juga sangat mudah untuk diakses dan berlokasi dekat dengan hotel-hotel di Jakarta.

Pusat perbelanjaan aksara berlokasi di Jalan Kemang Raya 8B.

Grand Indonesia

Ini adalah salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta yang menawarkan berbagai barang mewah dan berkelas. Mall mewah ini berisi banyak beragam fashion mewah serta berbagai hal.

Jika kamu ingin mencari fashion dengan nuansa Jepang atau dengan merek dan gaya internasional, maka Grand Indonesia adalah tempat yang harus kamu datangi.

Pusat perbelanjaan ini beralamat di Jalan Thamrin Jakarta, dan memiliki beberapa fasilitas yang boleh dikatakan cukup lengkap. Restoran di tempat ini menawarkan makanan yang cukup enak. Selain itu, jika kamu ingin menonton film favorit kamu, terdapat bioskop yang akan memanjakan kamu dengan berbagai jenis film.

Hotel murah di Jakarta yang berada dekat dengan tempat ini juga tidak sedikit. Itu artinya, kamu tidak perlu khawatir dengan tempat penginapan. Walaupun berlokasi di pusat kota, namun biasanya tidak sedikit hotel-hotel dengan fasilitas lengkap yang menawarkan harga kamar yang miring.

Daoen Sirih

Beralamat di Jalan Kebon Sirih Kav. 41-43 Jakarta, Daoen Sirih adalah tujuan kamu selanjutnya. Daoen Sirih adalah salah satu tempat menikmati kuliner khas Jakarta yang terasa nikmat dan lezat. Ini adalah pusat kuliner yang menggunakan tema bambu serta beratap terbuka dan menyajikan berbagai jenis makanan khas Indonesia. Jika kamu kebetulan berada di Jakarta dan ingin merasakan bagaimana ekspresi Indonesia pada makanan, cobalah untuk mendatangi tempat ini. Berbagai menu seperti nasi goreng kambing, sate Madura, kopi espresso, dan berbagai jenis masakan tradisional indonesia lainnya bisa kamu temukan dengan sangat mudah di tempat ini.

Shanghai Blue 1920

Bagi kamu para penikmat kuliner khas China, ini adalah salah satu restoran China yang sangat populer di Jakarta. Restoran ini beralamat di Jalan Kebon Sirih Raya No. 77-79. Masakan China yang dipengaruhi Indonesia ini disajikan dengan sangat halus dan terasa lezat. Boleh dikatakan ini adalah salah satu destinasi wisata kuliner yang bergaya flamboyan di Jakarta.

Berbagai makanan nikmat seperti udang yang dimasak dengan menggunakan campuran anggur tradisional China, serta nikmatnya ikan nila yang dicampur dengan sambal manis mangga bisa kamu cicipi di tempat ini.

Masalah akomodasi, tidak perlu kamu khawatirkan. Karena, di sekitar restoran ini banyak terdapat hotel-hotel berbintang. Tidak hanya itu, daftar hotel di Jakarta yang memiliki tarif murah pun banyak yang berlokasi di sekitar Jalan Kebon Sirih Raya.

Stadium

Jika kamu mencari pusat hiburan malam di Jakarta, cobalah untuk datang ke Stadium. Ini adalah salah satu club hardcore yang ada di Jakarta. Tempat ini seringkali menyajikan berbagai hiburan yang diiringi oleh DJ-DJ terkenal seperti, DJ Sasha dan Derek Mei. Mereka adalah DJ terkemuka di dunia yang akan menghentak kamu dengan alunan musik asik. Tempat ini adalah gedung dengan 4 lantai yang dipenuhi berbagai hiburan yang akan menggetarkan kamu. Stadium merupakan tempat hiburan yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk 3 FF JJ Jakarta.

Eh tapi emang kita sempet gitu dateng ke tempat kaya begini? xD

Taman Ismail Marzuki

Jika kebetulan kamu memilih untuk menginap di salah satu hotel Jakarta yang beralamat di Jalan Cikini Raya, cobalah untuk menyempatkan diri berjalan-jalan ke Taman Budaya Jakarta yaitu Taman Ismail Marzuki atau TIM. Di sini terdapat banyak pilihan bioskop, ruang pameran, dan teater. Selain itu, di gedung ini juga kamu bisa menyaksikan pertunjukan musik gamelan Sunda, tarian, dan berbagai hiburan rakyat lainnya. Tempat ini tidak hanya melulu hiburan, melainkan juga memiliki banyak akomodasi seperti restoran dan hotel di sekitarnya.

6 pilihan tempat wisata di atas dapat kamu jadikan referensi dalam menentukan pilihan dan dipersembahkan oleh GoIndonesia.com.

Photo Credit: charlie_karyanto via Compfight cc

Ini Jurusan-jurusan Kuliah yang Bikin Kamu Sering Traveling

Kuliah adalah salah satu masa-masa yang menyenangkan. Pada saat ini kamu akan menemukan pengalaman baru yang tidak kamu dapatkan di bangku sekolah yang lain. Meskipun ngga selalu menyenangkan dan seringkali dijatuhi tugas menyiksa, inilah masa dimana kamu bisa lebih leluasa mengenal dirimu sendiri.

Di masa ini pula kamu akan dianggap dewasa. Karena itu, nikmatilah masa kuliah dengan memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat sehingga membuatmu senang. Kamu sukanya jalan-jalan? Mau cari jurusan yang memungkinkanmu untuk menikmati hobimu sambil kuliah? Kata siapa nggak ada, nih beberapa jurusan yang memungkinkan untuk melaksanakan hobi jalan-jalanmu.

 

1. Jurusan Pariwisata

Mahasiswa Pariwisata
Jalan-jalan = belajar! (sumber: proyekwisata.blogspot.com)

Urutan nomor satu dari jurusan yang akan menyokong hobi travelingmu adalah pariwisata. Jelas ya, jurusan ini akan memberikanmu kesempatan mengenal seluk-belik ilmu kepariwisataan termasuk di dalamnya seputar bisnis pariwisata. Namun, nilai plus nya jurusan ini juga tak jarang memberi kesempatan siswanya untuk mendatangi destinasi wisata yang tentunya didukung oleh kampus. Sangat menyenangkan.

 

2. Jurusan Antropologi

Bertemu masyarakat desa
Bertemu masyarakat dan mendapatkan local wisdom dari mereka (scinta1 via Compfight cc)

Jurusan ini sangat cocok untu kamu yang berjiwa travelling dan kepo. Bukan apa-apa, jurusan ini akan memberikan kamu kesempatan untuk mengenal dan mempelajari budaya masyarakat lewat interaksi langsung dengan mereka. Tak hanya Indonesia saja lokasinya, tapi juga di luar.

 

3. Jurusan Arkeologi

Situs-situs bersejarah
Jalan-jalan ke tempat kaya begini, siapa yang nggak mau? (soyignatius via Compfight cc)

Kamu penggemar situs purbakala layaknya Indiana Jones? Mungkin kamu akan cocok berkecimpung di jurusan arkeologi. Di sini kamu akan mempelajari tempat bersejarah seperti candi dan situs lainnya serta menggali info terdalam mengenai situs purbakala tersebut. Ya sebelas-duabelas lah sama Indiana Jones.

 

4. Jurusan Komunikasi

Meliput AKB48
Ditugaskan meliput mereka? Mauu (dimsdalle via Compfight cc)

Kata siapa komunikasi ngga bisa kamu jadikan lahan belajar sambil menyalurkan hobi kamu? Industri kreatif yang lagi menjamur membuat jurusan ini laris manis jadi yang favorit. Terus bagian jalan-jalannya dimana? Tentu saat tugas peliputan atau jurnalisme dong. Saat itu kamu diharuskan jalan-jalan untuk meliput sesuatu. Tentunya pengalaman meliput sambil menjelajah jadi hal yang mengasyikan buatmu.

 

5. Jurusan Teknik Arsitektur

Museum Fatahillah
Kerjaan anak arsitektur ya jalan ke tempat eksotik terus bikin analisisnya deh (John & Mel Kots via Compfight cc)

Kata siapa kuliah di jurusan teknik arsitektur ngga bisa membuatmu nyambi jalan? Teknik arsitektur juga jalan ko, sambil melakukan survey terhadap berbagai macam bangunan yang menarik dan indah. Hal ini dimaksukan agar mahasiswa tak hanya memahami rancangannya, namun atmosfer yang terdapat di dalamnya. Jangan salah, kegiatan seperti ini bisa membuatmu sampai mengunjungi luar negeri loh. tapi setelah bersenang-senang, kamu akan dihadapkan dengan tugas yang meminta diselesaikan. Ngga papa lah ya bikin laporan analisis mulu, yang penting jalan-jalan kan.

 

6. Jurusan Apapun!

Bisa keliling dunia lewat pertukaran pelajar/student exchange (sumber: viva.co.id)
Bisa keliling dunia lewat pertukaran pelajar/student exchange (sumber: viva.co.id)

Nggak masuk jurusan-jurusan di atas nggak berarti kamu nggak bisa jalan-jalan lho. Seriusan.

Syaratnya, kamu aktif ikut kegiatan ekstra-kurikuler di kampus, jangan cuma sibuk kuliah dan ngerjain tugas aja. Kamu bisa jalan-jalan kalau organisasi atau kepanitiaan kamu bikin acara tertentu, atau kalau ikut kompetisi tingkat nasional/internasional, beasiswa, seminar atau konferensi, hingga pertukaran pelajar. anakUI.com pernah membuat event yang khusus membahas tentang cara go international.

Itu tadi beberapa jurusan yang memungkinkan untuk menyokong hobimu sebagai traveler. Ini bisa jadi referensi buat kamu yang masih bingung untuk memilih jurusan yang diinginkan.

Buat kakak-kakak di UI, kira-kira jurusan apa lagi ya yang bisa bikin kita sering jalan-jalan sambil belajar? Share di komentar yaa..


Head Photo: Gaelen via Compfight cc

 

10 Hal Penting yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Wisuda

Ada yang bilang kuliah di UI itu intinya cuma “nyanyi dan dinyanyiin” (*colek Pak Dibyo). Waktu pertama kali masuk UI semua maba pasti pernah merasakan yang namanya nyanyi paduan suara di Balairung sambil ngeliatin envy senior-seniornya yang dengan gagah mengenakan toga. Nah, sekarang giliran kamu nih yang akan dinyanyiin! Apa aja sih yang harus dipersiapkan?

 

1. Skripsi dan Perintilannya

skripsi
Sudah lewat masa-masa begadang kaya gini, jangan lupa beresin perintilannya (sumber: sudutpengetahuan.wordpress.com)

Pastikan semua administrasi tugas akhir kamu selesai. Revisi setelah sidang, tanda tangan-tanda tangan, pengumpulan Hardcopy, upload jurnal online dan sebagainya. Jangan merasa sidang adalah akhir dari segalanya, dan jangan sampai detik-detik sebelum wisuda kamu masih disibukkan dengan hal-hal semacam ini.

 

2. Memastikan Status Lulus di SIAK-NG

2. siak-ng
(sumber: rimarahayu.wordpress.com)

Pastikan status kamu sudah Lulus. Jika mengalami masalah segera hubungi bagian akademik fakultas kamu. Pastikan juga data diri di SIAK-NG kamu sudah benar, karena data ini yang nantinya akan dipakai untuk pembuatan Ijazah. Jangan sampai terjadi kesalahan di Ijazah kamu seperti pengejaan nama atau tempat tanggal lahir, ga mau kan ribet-ribet lagi untuk ngurus Ijazah yang bermasalah?

 

3. Mengisi Sistem Prestasi Mahasiswa UI (Sipresma)

prestasi
sumber

Sipresma adalah fasilitas yang diberikan UI kepada mahasiswanya untuk merekam prestasi dan kegiatan non akademik seperti organisasi, magang, atau kompetisi. Outputnya adalah pendamping ijazah berupa keterangan resmi dari UI mengenai daftar prestasi dan kegiatan non akademik yang pernah kita capai dan ikuti. Meskipun sifatnya tidak wajib, tapi ini bisa membantu kamu dalam pencarian kerja.

 

4. Pendaftaran Wisuda Online

buku alumni
Ini namanya buku alumni nih (sumber: nizarland.com)

Karena biasanya terlalu sibuk mengurus administrasi tugas akhir, kita kadang mengabaikan pendaftaran untuk wisuda kita sendiri atau mendaftar di menit-menit terakhir sebelum pendaftaran ditutup. Jangan sampai wisuda kita tertunda hanya karena kelalaian seperti ini. Pendaftaran online harap diisi dengan sungguh-sungguh dari mulai ukuran toga, data diri, dan jangan lupa upload foto terbaik kamu. Data-data tersebut yang nantinya akan ditampilkan di buku alumni. Ga mau kan tampil memalukan di buku yang akan disimpan ribuan orang seumur hidup?

 

5. Rencanakan Penampilan

annisa pohan
Nggak cuma Dian Sastro yang bening di UI. Tahu ini siapa? (sumber: doyanrumpi.blogspot.com)

Wisuda merupakan salah satu momen penting dalam hidup dan pastinya kita semua (apalagi perempuan) ingin tampil maksimal di acara tersebut. Cari referensi dan rencanakan jauh-jauh hari model make-up dan baju yang akan kamu gunakan. Putuskan dandan sendiri kah? Salon kah? Atau meminta bantuan teman kah? Dan segera reservasi. Jangan sampai memutuskan menggunakan jasa salon di last minute, karena biasanya akan full booked semua.

 

6. Keluarga

isabella fawzi
(sumber: marissahaque-sastra-inspirasi.blogspot.com)

 

Libatkan keluarga dalam perencanaan wisuda kamu, dari mulai siapa saja yang akan datang, kostum yang akan dipakai, anggaran, dan jika keluargamu berasal dari luar kota, rencanakan juga transportasi dan akomodasi yang akan digunakan.

 

7. Komunikasi dan Dokumentasi

nelfon
Sumber

Pastikan alat komunikasi dan dokumentasi kamu dalam kondisi yang prima. HP dengan pulsa dan baterai yang cukup. Kamera dengan baterai dan memori yang cukup. Ketika wisuda, kamu, keluarga, dan teman-teman akan terpisah satu sama lain. Kamu akan kesulitan mencari orang di tengah crowded-nya balairung jika alat komunikasi kamu bermasalah. Dan pastikan juga momen berharga kamu ini terdokumentasikan dengan baik.

 

8. Yang Kecil yang Terlupakan

jarum
Sumber

4 Hal penting tapi sering dilupakan untuk dibawa saat hari H.
Payung (wisudawan UI 2013-2014 pasti ngerti). Sepatu/sendal cadangan (Cewek pasti ngerti). Jarum pentul/peniti (yang berjilbab pasti ngerti). Power bank (semua orang pasti ngerti).

 

9. Time Management

Time-Management
Sumber

Wisuda UI itu ada dua hari, gladi dan hari H. Biasanya yang gladi didedikasikan untuk teman-teman, dan yang hari H untuk keluarga. Pastikan kamu tahu siapa aja yang bakalan ada di wisuda kamu. Temen SD, temen, SMA, temen organisasi, temen tapi mesra (eh), dan pastikan kamu memang bisa meluangkan waktu untuk ketemu mereka semua. Jangan sampai ada yang jauh-jauh dateng, tapi ternyata gabisa ketemu karena kamu ada sesi foto bareng keluarga misalnya. Atau keluarga kamu jadi terlantar karena kamu harus kumpul2 bareng temen, dan sebagainya. Atur waktu kamu seefisien mungkin.

 

10. Kesehatan

sakit
Sumber

Jangan sampai kesibukan kamu mempersiapkan wisuda membuat kamu mengabaikan kesehatan. Percuma sesempurna apapun persiapan kamu kalau ternyata pas hari H kamu malah sakit. Jadi jaga kondisi tubuh kamu dengan memperhatikan pola makan atau dengan olah raga. Selain itu juga pastikan ukuran tubuh kamu terjaga, ga mau kan tiba-tiba pakaian yang akan digunakan pas wisuda malah jadi kekecilan atau malah kegedean?

Sekian 10 hal yang harus kamu perhatikan sebelum wisuda. Ingat, wisuda itu bukan akhir, melaikan awal untuk fase baru kehidupan yang mesti kamu persiapkan juga. So, happy graduation guys, and welcome to the jungle! 😀

 

Head image by terlalurisky.deviantart.com

Kamu Sulit Menabung? Ini Cara Menabung Unik yang Harus Kita Coba

Diakui, menabung bukanlah hal yang mudah bagi anak kuliahan, apalagi kalo kamu ngekost. Boro-boro mau nabung, belum akhir bulan kadang perut kudu bersahabat sama indomie terus. Hikz… Belum lagi godaan orang menabung itu gede. Udah capek-capek nabung berbulan-bulan eh, duitnya bisa abis dalam satu hari.

Setiap orang memang punya cara tersendiri dalam menabung. Ada yang meletakkan tabungannya di rekening khusus, jenis rekening yang digunakan biasanya rekening yang bakal ribet deh kalo kamu mau ngambil tuh duit tabungan. Kedua dengan cara yang lebih konvesional, yaitu menabung sisa uang di celengan. Yup, emang butuh waktu yang lama sih kalau mau nabung dicelengan tapi lumayan kan hasilnya nanti?

Namun, kalau kamu ingin mencoba cara menabung yang tidak biasa dan menyenangkan. Bergabunglah menjadi salah satu pejuang 20.000.

Gimana caranya?

1. Siapkan sebuah celengan atau jar yang transparan. usahakan celengan atau jar tersebut tidak mudah dibuka.
2. Kenapa harus yang nggak mudah dibuka? Suapaya kamu nggak tergoda nguntitin duit yang ada di celengan.
3. Kenapa juga harus transparan? Supaya kamu semakin berhasrat menabung saat melihat lembaran duit yang makin banyak.

Setelah kamu menyiapkan hal-hal diatas. Mulai hari ini setiap nemuin si ijo, duit Rp 20.000 di dompet WAJIB hukumnya kamu masukkan ke celengan. Misalkan saat kamu belanja, kemudian menerima kembalian duit 3 lembar 20.000. Nah! semua duit 20.000 itu WAJIB masuk dalam celengan. Pokonya setiap ada duit 20.000 itu adalah HAKnya celengan 🙂

2
Menabunglah seolah kamu bakal married taun depan ^^
3
Supaya nggak tergoda bisikan setan buat make tuh duit, boleh juga ikutin cara ni cewek. Tiap pecah celengan langsung masukin rekening.

Terus ntar duitnya buat apa?

Duit ini kamu kumpulin sampai kamu benar-benar bebas finansial. Duit ini juga bisa kamu pake untuk membiayai hidup saat nanti sudah tidak bekerja. Atau kalau kamu merasa sudah bosan menjadi karyawan nantinya duit ini bisa kamu jadikan sebagai investasi usaha.

Kenapa sih harus 20.000, kenapa nggak 50.000 atau 100.000? Udah ah… nggak usah banyak tanya. Coba aja lakuin, pasti ntar bakal nemuin jawabannya sendiri 🙂

Beberapa suka duka yang dialami oleh para pejuang 20.000 antara lain ketika tanggal tua semakin dekat, duit makin ngepas, dan dompet udah tipis. Saat mereka menerima kembalian berupa duit 20.000 ada keinginan besar untuk kembali memasukkannya dalam dompet bukan kecelengan. Kan duit segitu masih bisa buat beli makan, pulsa, dan lain-lain. pada akhirnya mereka ada yang tetap memasukkan dalam celengan tetapi ada juga yang menyerah pada keadaan.

1
Kalau setiap celengan pecah dapet 3 juta, 3 celengan pecah aja udah 9 juta. Lumayan kan buat modal usaha kecil-kecilan?

Memang menabung dengan cara seperti ini menyenangkan, tetapi juga butuh banyak perjuangan. Terutama berjuang melawan keborosan, ketidakdisiplinan, dan konsisitensi dengan diri sendiri. Jika kamu memutuskan untuk bergabung menjadi pejuang 20.000 follow deh @Hanya20Ribu. Di sana nantinya kamu akan mendapat banyak teman seperjuangan dan juga memotivasi diri untuk semakin giat mengumpulkan si hijau.

Adakah dari kamu yang sudah menjadi pejuang 20.000? Yuk, share pengalaman kamu di kolom komentar 🙂

Image (c) galleryhip.com

5 Alasan Kamu Harus Mulai Berbisnis Sejak Kuliah

Berbisnis bisa dilakukan oleh semua kalangan, salah satunya adalah mahasiswa. Waktu yang banyak, social circle yang luas, keahlian dan ide yang menumpuk, serta tenaga yang masih kuat menjadi salah satu alasan bahwa mahasiswa harus bisa berbisnis. Menambah pundi-pundi rupiah ke kantung sendiri tentu menjadi hal yang sangat menyenangkan, menantang, sekaligus membanggakan.

Iya, dong, di saat beberapa teman-teman kamu yang mungkin menghabiskan waktu mereka untuk nongkrong di kafe atau mall, justru kamu menghabiskan waktu untuk kegiatan lebih positif yang bisa berguna bagi dirimu sendiri—bahkan orang lain. Di saat teman-teman kamu bisa tidur dan bermain lebih lama, kamu menghabiskan waktumu untuk menambah penghasilan dan membantu orang tua. Tentunya kegiatan ini jauh lebih membanggakan dan bermanfaat, bukan?

Nah, selain menambah duit tambahan, kenapa sih seorang mahasiswa harus berbisnis di saat masih belajar?

 
P1030152

1.Target Pasarnya Sangat Dekat: Teman Sendiri!

Kamu pasti menyadari betul dong, saat sudah mahasiswa uang jajan yang diberikan orang tua kamu akan lebih banyak dibandingkan saat kamu masih sekolah dulu? Makanya, kamu bisa menghabiskan uang jajan kamu untuk membeli barang-barang. Kebutuhan yang meningkat, gaya hidup yang terus mengikuti membuat kamu sebagai mahasiswa akhirnya menjadi pribadi yang konsumtif.

Eits, ternyata kebiasaan buruk itu bisa membawa pengaruh baik bagi bisnis yang akan kamu dirikan. Teman-temanmu menjadi target market paling dekat dan potensial. Mereka nggak ragu untuk membeli barang yang kamu tawarkan ke mereka, tentunya selama barang yang kamu jual benar-benar mereka butuhkan dan pas di kantong. Maka, sebelum berbisnis, penting nih bagi kamu untuk survei target kamu terlebih dahulu. Cari tahu apa yang sedang trend yang sekiranya dibutuhkan oleh mereka.

 
The new green 'thing' (hint, see green bottle)

2. Bisa Berkonsultasi ke Banyak Orang

Ya, namanya juga seorang mahasiswa. Meskipun tenaganya nggak terbatas, sayangnya keahlian dan pengalaman sangat minim dan nggak jarang alasan mahasiswa enggan berbisnis karena mereka kepentok dengan pengalaman yang masih nol. Masih takut dan ragu-ragu, padahal itu hanya sebuah alasan, lho. Justru di saat kamu masih menyandang predikat mahasiswa itu, kamu dikelilingi oleh lingkungan yang tepat untuk berbisnis. Misalnya saja, para akademisi yang pasti paham dengan bidangnya. Beberapa dosen bisa kamu keruk ilmunya dengan berkonsultasi dengan mereka. Bukan hanya para akademisi, tentu saja ada para alumni dan teman-teman yang sudah berkecimpung dalam dunia bisnis yang bisa kamu ajak konsultasi. Yang menyenangkan lagi, mereka nggak akan mematok biaya untuk kamu. Makanya penting banget nih, buat kamu untuk enggak jadi mahasiswa kupu-kupu. Harus bersosialisasi, mengikuti banyak organisasi untuk bisa kenalan dengan orang-orang yang ilmunya bisa kamu ambil.

Ada saran lagi, nih¸buat kamu. Seperti apa yang dikatakan oleh Li Ka-Shing, pengusaha Hongkong sekaligus menjadi salah satu orang terkaya di Asia, kamu harus membagi finasial kamu menjadi 5 bagian, salah satunya untuk menjamu teman. Bukan hanya bersosialisasi dengan mereka, kamu juga harus mentraktir seseorang yang mungkin memiliki pengaruh dalam bisnis kamu nantinya. Dengan begini kamu dikenal sebagai sosok baik dan pemurah. Ssstt, siapa tahu ilmu dan pengalaman mereka bisa kamu dapatkan secara gratis…tis…tis.

 
Sepatu - Kota Mojokerto

3. Bisa Menambah Lapangan Pekerjaan

Kebanyakan mahasiswa memiliki karier yang bagus di sebuah perusahaan multinasional. Namun, kamu nggak akan bisa mencapai kebebasan finasnsial jika masih bekerja dengan orang lain, setinggi apa pun jabatan kamu di sana. Begitu lulus, mahasiswa akan berlomba-lomba utuk mencari pekerjaan yang menjanjikan di masa tua mereka. Padahal jika para sarjana bisa berbisnis, kenapa harus capai-capai melampaui berbeagai tahapan interview pekerjaan? Apalagi mengingat jumlah lapangan pekerjaan di Indonesia timpang tindih dengan jumlah mahasiswa yang lulus setiap tahunnya.

Memang sih, salah satu kekurangan mahasiswa yang masih hidup dengan orang tua kadang kala kehalang dengan masalah modal untuk memulainya. Namun, sebenarnya masa-masa mahasiswa itulah kamu bisa mendapatkan modal, sebut saja program wirausahawan yang biasanya diberikan secara percuma dengan mengirimkan proposal wirausaha terlebih dahulu. Kamu bisa menyusun proposal bisnis bersama teman-teman untuk bisa diberikan kepada pihak kampus dengan minta bantuan dan bimbingan dengan dosen kamu. Jika goal, kamu bisa mendapatkan modal untuk memulai rencana bisnis kamu. Jika dijalankan dengan tekun tentu beberapa tahun mendatang—atau bahkan hitungan bulanan, kamu bisa menambah lapangan pekerjaan di Indonesia. Asyik, kan?

 
Modern business: Team work

4. Bisa Menonjol daripada Mahasiswa Lain Saat Bekerja

Sebuah bisnis tentu akan nggak akan mengalami kesuksesan yang instan. Butuh perjuangan dan kadang kala mengalami pasang surut sehingga kamu harus memiliki modal mental yang kuat. Kalaupun bisnis kamu mengalami kegagalan, kemudian kamu memutuskan untuk bekerja terlebih dahulu, setidaknya kamu memiliki nilai plus di CV kamu. Bakal ada pengalaman yang tak bisa dimiliki oleh semua mahasiswa, di saat kamu menceritaan kegiatan kamu selama kuliah saat interview kerja. Jika yang lain mungkin menceritakan kegiatan mereka di organisasi, kamu bisa menambahkan dengan pengalaman jatuh naiknya bisnis yang kamu jalankan saat menjadi mahasiswa. Para interviewer jelas bisa menilai bagaimana diri kamu sebenarnya, yaitu sikap mandiri dan kemauan keras untuk sukses. Modal yang sangat kuat bagi seorang fresh graduate.

 
Merkityt miehet

5. Mendapat Pengalaman yang Buanyak

Memiliki ekspektasi tinggi akan bisnis yang akan kamu jalankan memang boleh banget. Namun, ekspektasi yang tinggi harus berbanding lurus dengan usaha kamu yang juga besar. Sebaiknya, jangan berpikir bahwa nanti kamu bisa menjadi seorang miliarder dengan cara yang instan di mana sudah memiliki perusahaan cabang di beberapa kota besar. Sebaiknya, jadikan bisnis kamu sebagai sarana belajar dan mencari pengalaman. Experince is the best teacher. Kamu bisa belajar dan memiliki pengalaman bertemu dengan orang-orang baru yang expert dalam bidang bisnis dengan watak yang berbeda-beda. Kamu bisa memiliki perngalaman bagaimana merancang sebuah ide, promosi, dan membangun teamwork dalam bisnismu. Kamu merasakan bagaimana menghadapi sebuah kerugian atau kegagalan. Pengalaman-pengalaman itulah bisa membuat kamu menjadi sosok yang kuat, mandiri, dan pekerja keras yang pastinya akan bemanfaat bagi masa depan kamu.

Jadi, sudah terpikirkan bisnis apa yang akan kamu jalankan?

5 Tips Safety Riding untuk Pengendara Motor Wanita

Safety riding untuk pengendara motor wanita via gdefon.com

Minggu kemarin saya baru saja terkena musibah tabrakan di KM Bogor. Dua motor di depan saya saling berbelok ke kanan dan ke kiri namun sayangnya keduanya tidak menggunakan lampu sein. Alhasil keduanya saling tabrakan dan naas tepat di belakang kedua motor yang saling tabrakan tersebut adalah motor saya.

Namun Alhamdulillah, saya masih bisa sedikit menghindar sehingga tidak menabrak orang yang kecelakaan di depan saya. Sempet kesal karena kecelakaan ini akibat keteledoran dari kedua pihak pengendara yang sama-sama berbelok yang satu ke kanan yang satu ke kiri namun sama-sama tidak menggunakan lampu sein.

Oke saya anggap pelajaran bagi saya saja dan tidak perlu kesal atas kejadian tersebut walaupun motor ikut sedikit lecet akibat kecelakaan dan kaki memar. Dua pengendara yang saling bertabrakan sama-sama seorang wanita. Sebelumnya saya pernah mengalami hal yang serupa ketika saya mengendarai mobil. Saat itu saya sedang menyetir mobil di daerah pasar minggu.

Ketika saya lihat kaca spion, ada seorang pengendara motor wanita di sebelah kanan mobil saya dengan kecepatan yang sama, lalu tiba-tiba menyalip, dan berbelok ke kiri (hampir terjadi kecelakaan di sini jika saya tidak sigap dalam mengerem mobil pada saat itu). Sepertinya kita perlu kembali lagi mengingatkan terutama bagi pengendara mobil dan motor yang membaca artikel di AnakUI.com tentang keselamatan dalam berkendara.

1. Lampu sein jangan tertutup dengan Tas/Jaket pada saat boncengan!

Hindari lampu sein terhalang dengan Tas via maskurblog.wordpress.com
Hindari lampu sein terhalang dengan Tas via maskurblog.wordpress.com

Nah inilah salah satu hal yang sering saya temui tatkala pengendara motor berboncengan, terkadang mereka lupa bahwasannya tas atau jaket orang yang diboncengi menutupi lampu sein pengenedara motor itu sendiri. Alhasil ketika pengendara motor tersebut mau berbelok. Terjadi komunikasi yang salah antara pengendara motor satu sama lain. Di pihak pengendara motor yang satu bilang bahwa dia sudah nyalakan sein, akan tetapi di sisi lain pengedara lain tidak dapat melihat sein yang dinyalakan karena tertutup oleh tas/jaket orang yang diboncenginya. Biasanya ini cikal bakal kecelakaan di jalan. Ada yang pernah ngalamin hal serupa?

2. Jangan melawan arah / melawan arus!

Hargai hak pengendara motor yang lain dengan tidak melawan arus via bodats.wordpress.com
Hargai hak pengendara motor yang lain dengan tidak melawan arus via bodats.wordpress.com

Melawan arus atau melawan arah sekarang ini sudah bisa dijumpai di mana-mana. Ntah di kampus Universitas Indonesia sendiri maupun di tempat keramaian lainnya. Seperti tidak ada rasa takut atau malu melanggar. Pengemudi motor tipe ini sangat membahayakan pengemudi lainnya, sayangnya sedikit orang yang menegur sehingga mereka yang melanggar merasa seperti membenarkan tindakannya. Oleh karena itu, bagi mahasiswa yang melihat pelanggaran seperti ini di kampus maupun di luar kampus. Jangan sungkan untuk menegur mereka yang berbuat salah. Bagaimanapun tindakan melawan arus/melawan arah sangat membahayakan keselamatan pengendara itu sendiri maupun orang lain.

3. Hati-hati ketika berbelok dan berhenti

Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (a) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (a) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (b) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (b) via saft7.com
Hindari Berbelok dengan tanda silang berwarna merah (c) via saft7.com
Hindari Berbelok dengan tanda silang berwarna merah (c) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (d) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (d) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (e) via saft7.com
Hindari Berbelok dengan tanda silang berwarna merah (e) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (f) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (f) via saft7.com
Hindari Berbelok dengan tanda silang berwarna merah (g) via saft7.com
Hindari Berbelok dengan tanda silang berwarna merah (g) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (h) via saft7.com
Berbeloklah mengikuti gambar yang bercentang hijau (h) via saft7.com

4. Waspada terhadap Tas yang diletakan di bawah kaki untuk pengguna motor matic!

Hati-hati dengan tas jinjing Anda via lensaindonesia.com
Hati-hati dengan tas jinjing Anda via lensaindonesia.com

Bagi wanita pengguna motor matic berhati-hatilah apabila sering menaruh tasnya pada tempat pijakan kaki atau menyelempangkan tas yang dimilikinya. Karena beberapa kasus penjambretan terjadi karena dua hal di atas. Pengalaman saya sendiri, pernah ketika saya pulang dari kampus sekitar pukul 21.30 di Jalan Juanda, Depok bertemu dengan seorang wanita yang menangis histeris karena tas yang dimilikinya dijabret orang. Paling aman memang jika menggunakan tas gemblok atau tas ransel jika menggunakan kendaraan umum atau motor. Apabila bagasi motor cukup muat untuk menyimpan tas. Ada baiknya memanfaatkan bagasi/box yang ada di motor agar lebih aman.

5. Hargai hak pejalan kaki dengan tidak menaiki trotoar/zebra cross

Di video memang pengendara mobil, namun pelanggaran dengan pengendara motor juga tidak kalah banyaknya. Mereka mencoba mengambil hak pejalan kaki dengan memotong jalan melalui ntah itu jembatan pejalan kaki, zebra cross, dan trotoar jalan. Ada baiknya kita mulai sadar bahwa untuk menjadikan suatu kota lebih tertata dengan baik. Tidak hanya sistem yang diperbaiki, namun manusianya juga perlu berbenah diri. Ya, Smart System and Smart People itu harus. 🙂

yang Muda yang Berprestasi: Dosen-dosen Muda Terbaik dari FISIP UI

Sering merasa nggak nyambung sama dosen di kelas, karena hidup ‘beda zaman’ sama mereka? Sering merasa dosenmu kuno dan nggak paham pembahasan para mahasiswanya?

Hal seperti ini jarang dirasakan oleh anak-anak FISIP, karena FISIP dipenuhi sama dosen-dosen muda yang seru dan menghidupkan suasana kampus. Namun, apakah cukup belajar di kelas yang asyik? Bukankah dosen yang masih muda biasanya kurang berpengalaman dan nggak berwibawa? Coba kenalan dulu sama tiga dosen FISIP UI ini, untuk membuktikan bahwa usia nggak menentukan kompetensi!

Baca Selengkapnya

5 Tips Mendapatkan Buku Kuliah Murah, bahkan Gratis!

Buku Kuliah

Memasuki semester baru adalah sesuatu yang ditunggu-tunggu. Semester baru berisi banyak hal baru yang bisa mahasiswa eksplor. Namun, apakah semester baru tetap ditunggu-tunggu bila berhubungan dengan pengeluaran baru?

Mahasiswa dituntut untuk banyak membaca. Buku teks kuliah pun menjadi hal yang tidak bisa dihindari, sifatnya wajib untuk dimiliki. Bagaimana jika kantong tidak bisa diajak bekerjasama untuk membeli buku-buku teks kuliah tersebut? Tenang saja! Disini kamu bisa menemukan berbagai celah yang bisa kamu gunakan untuk menjaga kantongmu tetap sehat dan tidak kering kerontang.

 
Tablets and phones

1. Versi Digital

Hidup di tahun berapakah kamu saat ini? Jangan mau ketinggalan jaman. Saat ini sudah banyak buku teks yang tersedia dalam versi online. Rajin-rajinlah mencari, mengunduh, dan menyimpannya dengan rapi di laptop kesayanganmu.

 
J.H.Edits-12

2. Malu bertanya senior, kering di kantong

Ingatlah bahwa kamu hidup di dunia perkuliahan itu tidak sendiri. Ada banyak senior-senior yang sebelumnya sudah mempelajari apa yang kamu pelajari. Bangun koneksi dengan senior dan pinjam buku teks kuliah mereka! Bahkan kamu bisa mengusulkan pada himpunan jurusanmu untuk menggelar “Pekan Buku Kuliah”, dimana buku-buku senior dikumpulkan menjadi satu agar bisa dipilah-pilih dan dipinjam oleh mahasiswa di bawahnya.

 
Chinese Teacher

3. Jangan bosan dengan dosen

Selain senior, orang yang bisa kamu tanyakan mengenai buku teks kuliah adalah dosen. Dosen, yang mengajar kamu, tentunya tahu dan memiliki buku-buku teks kuliah yang kamu perlukan. Tak jarang, dosen memberikan bukunya untuk kamu perbanyak. Dosen juga memiliki kumpulan buku teks kuliah versi digital yang dapat dengan mudah kamu copy. Perlu diingat, bahwa sumber informasi itu terdapat dimana-mana, termasuk di dosen.

 
“I fell asleep reading a dull book and dreamed I kept on reading, so I awoke from sheer boredom.”

4. Toko buku alternatif

Jika kamu mengaku mahasiswa UI, kamu pasti pernah mendengar istilah barel. Hidup itu jangan mengendap di kosan dan kampus melulu, main-mainlah kamu ke barel karena disitu terdapat toko buku yang menyediakan berbagai buku teks kuliah dengan harga murah. Jangan lupa untuk mengasah skill persuasimu, karena disini kamu bisa menawar harga.

 
Books!

5. Perpustakaan

Buku teks kuliah wajib setiap mata kuliah memang hal yang perlu dimiliki oleh mahasiswa, akan tetapi jangan menutup kemungkinan untuk belajar dari buku-buku lain. Tengoklah perpustakaan universitas, fakultas, atau bahkan jurusan. Dari situ, kamu dapat mempelajari hal baru serta menambah wawasan. Wawasan yang luas dapat membantu kamu bersinar di proses belajar mengajar.

Jadi jangan lagi mau kantongmu dibuat kering oleh buku-buku kuliah. Jangan lagi bingung bagaimana mencari buku teks kuliah seperti anak kucing mencari induknya. Yang kamu perlukan adalah informasi-informasi di atas dan setelah kamu mengetahui informasi tersebut, ayo gercep!

Gerak cepat untuk mengunduh versi digital, bertanya pada senior, bertanya pada dosen, pergi ke toko buku alternatif, dan kunjungi perpustakaan. Jika kamu masih kesulitan, tandanya kamu perlu mencari lebih banyak informasi, tengoklah sekitarmu, terdapat banyak orang yang bisa kamu tanyai.

Mana cara yang pernah kamu pakai? Tulis di komentar ya!

Photo Credit: wohnai via Compfight cc