Liburan, merupakan satu kata magis yang dinantikan seluruh insan manusia di penjuru dunia, baik itu pegawai, pejabat, driver ojek, presiden, kang sayur, anak sekolahan, apalagi mahasiswa. Meski terbilang singkat, liburan semester genap ternyata juga nggak kalah ditunggu-tunggu sama mahasiswa setiap tahunnya. Ribuan wacana direncanakan, ribuan janji pun diumbar tanpa melihat realita dompet yang Sukarno-Hatta-nya cuma beberapa lembar.

Sehubungan dengan liburan yang tersisa kurang dari satu bulan lagi, berikut AnakUI berhasil menganalisis dengan apik tujuh tipe mahasiswa ketika menghabiskan waktu liburannya! Mau tau? Ini dia ulasannya!

 

1. Maribu

Aurell membantu sang Ibu yang tersedak rujak cireng. (source: Youtube)

Aurel Hermansyah membantu sang Ibu yang tersedak tahu jeletot. (source: Youtube)

Dengan tiket hasil hunting akhir tahun, stasiun dan bandara seketika dipadati Maribu pada kesempatan pertama hari libur. Yha, mereka adalah maribu, mahasiswa rawat ibu. Tak peduli nilai belum ke-publish, tak peduli harga cilor terkena inflasi, apabila mamah berkata rindu, mereka bakalan memilih pulang untuk bisa mengepel, menyapu, memasak, momong adek, jaga warung, apapun yang meringankan beban ibunya. Goxxil. Sungguh besar cita-citanya bagi Indonesia.

 

2. Mampus

Brace yourself. Foto kepanitiaan is coming. (source: Facebook)

Brace yourself. Foto kepanitiaan di rooftop dan rerumputan is coming! (source: Facebook anonim)

Pernahkah Anda mendengar pepatah lama Dinasti Tiongkok “Libur kangen masuk, giliran masuk kangen libur?” Inilah kenyataan yang harus dirasakan para mampus. Mahasiswa ngampus. Meski judulnya liburan, intensitas mereka ngampus dalam seminggu bisa lebih dari tiga kali, entah itu secara sadar (urusan organisasi kek, jarkom mendadak kek, nyari koneksi gratisan kek, ngecek cor-coran jembatan RIK udah kering apa belom kek), atau justru refleks yang membuatnya tak sengaja membawa pergi kendaraannya ke kampus tanpa sadar.

advertisement

 

3. Mabim

Pusing pala Ken. (source: Tedigotodo)

Pusing pala Ken. (source: Tedigotodo)

Siapa bilang mabim –masa bimbingan— cuma identik sama maba? Meski zaman penerimaan anak baru masih agak lama, nampaknya di hari-hari gini, kampus kita udah diramaikan dengan kegiatan mabim versi lain. Yoi. Mahasiswa bimbingan. Kala Mamah Dedeh masih kewalahan menjawab pertanyaan ibu-ibu majelis taklim di layar kaca, para mabim sudah disibukkan dengan agenda nyari topik, siap-siap ke Perpusat, lantas memulai rutinitas ngirim watsap dan SMS, “selamat pagi Bu, saya si Nganu, mau membahas topik tentang gitu-gitu deh bu, hacep deh bu, sudikah kiranya Ibu menerima pinanganku?”

 

4. Maho

Pevita saat kedatangan tim Insert dan dibedah kolpri-nya (source: 9gag)

Asmirandah kedatangan tim Insert dan dibedah koleksi pribadi-nya (source: 9gag)

Husss, kategori mahasiswa yang satu ini nggak ada hubungannya dengan ‘cong’ things loh ya! Maho, mahasiswa hobi, seperti itulah mereka layak disebut. Sesuai namanya, mahasiswa ini pintar sekali memanfaatkan waktu luang dalam libur semesterannya dengan melakukan berbagai kegiatan yang disukainya seperti shopping, menjahit, menyulam, senam lantai, ikebana, pokoknya segala macam kegiatan yang mampu membuat hatinya berbunga-bunga!

 

5. Mapres

Dat moment when you number 46 padahal kapasitasnya 45. (source: Gizmodo)

Dat moment when you number 46 padahal kapasitasnya 45. (source: Gizmodo)

Makan tak enak, tidur tak tenang. Dialah mapres, mahasiswa represh. Seminggu pertama liburan, jiwa Mapres bergejolak. Setiap jam kerjaannya cuma di depan layar sembari mencetin F5 buat nge-refresh SIAK. Grafik nilai boleh terisi, tapi semangat juangnya belum mati. Cepat-cepat dia membuka rencana kuliah, kemudian nandain kelas mana aja yang bakal diisi buat semester depan. Jangankan belanja linfak, nelponin PAF tetangga pun nampaknya rela dia lakukan.

advertisement

 

6. Makarena

Dale a tu cuerpo alegria Macarena, Que tu cuerpo es pa' darle alegria y cosa buena, Dale a tu cuerpo alegria, HEEEY Macarena.

Dale a tu cuerpo alegria Macarena, Que tu cuerpo es pa’ darle alegria y cosa buena, Dale a tu cuerpo alegria, HEEEY Macarena. (source: outlookmag)

Hidup segan, mati pun tak mau. Begitulah keseharian libur ala Makarena, mahasiswa di kamar rebahan ena’. Terminologi makarena, atau dalam Bahasa Swaziland lebih dikenal dengan istilah kebluk adalah sifat mendasar manusia yang memiliki arti susah bangun dan males beraktivitas. Tidur jam tiga, bangun jam sebelas. Brunch nasi uduk, goler-goler bahagia, tiba-tiba udah senja. Browsing bentar, tiba-tiba udah takbiran. Ya…begitulah keseharian libur ala Makarena. Hidup mereka penuh dengan serba tiba-tiba.

 

7. Malangbong


Serasa belajar geografi. Itulah kesan pertama ketika ngintip isi media sosial para Malangbong. Pagi ini arrived at mana, beberapa jam kemudian pindah ke tempat lainnya, beberapa jam setelahnya pindah posisi lagi entah ke mana. Pergi pagi pulang pagi, persis lagunya Armada. Baru turun dari kereta api cekrek! Selfie gaya ikan kembung cekrek! Ganteng bhanget. Mendaki gunung lewati lembah cekrek! Nemu batu kecubung cekrek! Cekrek cekrek upload! Budi blagu like this! Menatap masa depan! Hmm… maklum lah. Namanya juga Malangbong. Mahasiswa petualang sombong, liburan nggak afdol tanpa traveling.

 

Nah, demikianlah terawangan ciamik ala anakUI.com mengenai tujuh tipe mainstream mahasiswa saat menjalankan libur semesternya. Hayo… kira-kira, kamu termasuk yang mana ya?

Yang merasa senasib, ayo share artikel ini di LINE, Twitter, Facebook, dan semua social media kamu yaa.. Akhirul kalam, selamat memanjakan diri demi mencapai kedamaian hakiki!



[reaction_buttons]