Udah Mahasiswa dan Ngga Tau Bedanya Air Biasa dengan Air Mineral?

Manusia memang dianjurkan untuk minum minimal delapan gelas per hari, tapi kamu sadar gak sih, kadang kita lebih sering minum minuman yang memiliki rasa dibandingkan dengan minum air mineral? Entah itu teh dalam kemasan, boba perpus, kopi atau jus buah.


0

Perbedaan Air Biasa dan Air Mineral. Halo felas! Wah tidak terasa bulan Ramadhan sudah berlalu, ternyata sudah hampir 3 bulan kita mahasiswa UI menjalankan program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), dan sekarang kita sudah berada di penghujung semester bersiap untuk menyambut adik-adik mahasiswa baru tahun ajaran 2020.

Sebelum program PJJ ini dimulai, kita menghabiskan banyak waktu dengan berkegiatan di luar rumah, entah itu di kelas, di Pusgiwa, kantin, Perpustakaan Pusat UI, atau sekedar nongkrong bareng sama teman-teman di Margonda. Manusia memang dianjurkan untuk minum minimal delapan gelas perhari, tapi kamu sadar gak sih, kadang kita lebih sering minum minuman yang memiliki rasa dibandingkan dengan minum air mineral? Entah itu teh dalam kemasan, boba perpus, kopi atau jus buah. Padahal minum air mineral itu dapat memberi kita banyak manfaat loh! Dengan meminum air mineral secara rutin, hal ini bisa memberikan dampak positif bagi tubuh diantaranya menurunkan tekanan darah, melancarkan sistem sirkulasi peredaran darah, dan memperkuat tulang dan gigi. Kamu Tahu Nggak Sih Bedanya Air Biasa dengan Air Mineral? Lalu apakah ada perbedaan diantara air mineral dan air putih biasa? Tentu ada dong, mari simak perbedaanya!

Apa itu Air Mineral?

Sumber: shepleyspring.co.uk

Tidak seperti jenis air lainnya, air mineral ditempatkan dari sumbernya langsung dan mengandung banyak mineral alami dan elemen lainnya, menurut Food and Grug Administration (FDA), air mineral harus memiliki tidak kurang dari 250 bagian perjuta (parts per million, ppm) kandungan mineral asli yang bersumber dari sumber mata air di bawah tanah. Tidak seperti minuman soda, air mineral secara alami berkarbonasi, tetapi dalam proses pengemasannya menambahkan atau menghilangkan gas karbon dioksida (CO2) diperbolehkan, dalam proses pengemasan ini air mineral juga dapat diolah untuk menghilangkan zat-zat yang tidak diinginkan seperti zat arsenik.

Seperti namanya air mineral mengandung jumlah zat mineral yang tinggi seperti kalsium, magnesium, sulfat, potasium, hingga fluoride. Tipe dan jumlah mineral itu sendiri tergantung kepada darimana sumber air mineral tersebut berasal, tentunya dengan memiliki jumlah kandungan zat yang cukup tinggi, hal ini dapat membuat kebutuhan mineral kita sebagai manusia tercukupi dengan baik, dan membuat tubuh menjadi lebih sehat.

BACA JUGA: Ogah Nge-Gym? Maka Nikmat Hidup Sehat Manalagikah Kamu Dustakan?

Perbedaan Air Mineral dengan Air Biasa

Sumber: deccanchronicle.com

Perbedaan air mineral dengan air biasa umumnya hanya pada jumlah kandungan mineral dan proses pengemasan air tersebut, jumlah zat mineral yang terkandung dalam air biasa dapat dikatakan tidak sebanyak yang terkandung pada air mineral, di Indonesia pada prosesnya air biasa bisa didapat dengan merebus air hingga matang, membeli air sulingan yang dijual di pasaran, atau ada juga air biasa yang dikemas dalam kemasan. Masih banyak masyarakat Indonesia yang merebus air keran hingga mendidih untuk dikonsumsi, hal ini sah-sah saja dilakukan asalkan air berwarna bening, jernih dan tidak keruh, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak memiliki rasa.

Di luar negeri seperti di USA air keran bisa langsung diminum tanpa melalui proses perebusan terlebih dahulu, nah air ini disebut juga dengan tap water, air ini berasal dari sumber permukaan atau air bawah tanah, ada juga perusahaan yang memasok air bersih siap minum lalu didistribusikan dengan saluran sistem pipa bawah tanah. Tap water juga memiliki kandungan mineral di dalamnya namun banyaknya kandungan zat mineral yang terkandung dalam tap water ini sangat bergantung kepada dimana lokasi rumah atau air itu sendiri, pipa distribusi untuk tap water juga memengaruhi jumlah kandungan mineral dari air ini.

Kucing minum tap water (sumber: vice.com)

Perbedaan air mineral dengan air biasa tidak begitu banyak dan memberi dampak yang signifikan, namun yang terpenting adalah manusia harus selalu memenuhi kebutuhan mineral dan cairan tubuh dengan mengkonsumsi air putih lebih banyak dibandingkan dengan jenis minuman lainnya.

BACA JUGA: Ayo Kurangi Sampah Botol Plastik Berhamburan di mana-mana Mulai dari Tingkat Fakultas!

Header image reference: Water filtration


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Rahmadianty Alivia
Saya Rahmadianty Alivia. Dari program Vokasi prodi Komunikasi Penyiaran Multimedia (2019). Saya senang mempelajari hal baru dan memelihara hewan & tumbuhan liar di rumah. Satu fakta unik dari saya adalah saya alergi mi instan. Baca artikel lainnya dari saya.

0 Comments

Leave a Reply