Udah Tau Trek Sepeda Favorit Anak UI di Balik Rimbunnya Pepohonan Mahkota Hijau?

Di sekitar area hutan UI inilah kemudian terdapat area trek sepeda yang sempat menjadi favorit anak UI yang sempat main sepeda dari tahun 2007 hingga 2010.


0
Di sekitar area hutan UI terdapat trek sepeda yang sempat menjadi favorit komunitas sepeda UI via Muslimin Damanhuri

Buat kamu yang sering keluar masuk UI arah Jakarta, pastinya tau dong kalau sekarang ada pengalihan jalur keluar UI? Dikarenakan perbaikan ruas jalan di Jalur Gerbatama (UI Wood – Tugu Buku (Jakarta), untuk sementara civitas akademika UI yang membawa kendaraan pribadi harus melewati jalan Hutan Kota (portal deket FT dan Kutek), atau yang lebih dikenal dengan nama “Jalan Cinta” (jalan tembus antara Kutek – Asrama UI). Namun, tahukah kamu, di balik rimbun pepohonan dan lengangnya Jalan Cinta, terdapat track sepeda yang dulu sempat menjadi favorit anak UI? Seperti apa ya nasibnya sekarang?

Kita tahu, di sepanjang Jalan Cinta, sisi kiri kanannya dihiasi oleh pepohonan yang bila kita telusuri terus hingga ke dalam, akan membawa kita ke kawasan Hutan Kota UI. Luas hutan kota UI ini mencapai 90 Ha dan terdiri dari vegetasi pohon-pohonan yang beragam. Terdapat juga enam danau besar yang akronim dari tiap namanya membentuk kata KAMPUS, yaitu K(enanga), A(ghatis), M(ahoni), P (uspa), U(Lin), S(alam).

BACA JUGA: Teruntuk Pengendara Roda Empat: Ini Dia Cara yang Bisa Kamu Lakuin Biar Ga Takut Melewati Jalan Cinta!

Nah, di sekitar area hutan UI inilah kemudian terdapat area trek sepeda yang sempat menjadi favorit anak UI yang sempat main sepeda dari tahun 2007 hingga 2010. Lokasi trek yang dibuat oleh salah satu komunitas sepeda UI ini bisa ditemukan dari depan Fakultas Teknik.

Di sekitar area hutan UI terdapat trek sepeda yang sempat menjadi favorit komunitas sepeda UI via Muslimin Damanhuri
Di sekitar area hutan UI terdapat trek sepeda yang sempat menjadi favorit komunitas sepeda UI via Muslimin Damanhuri

Serunya, trek sepeda ini menyusuri wilayah hutan kota, mulai dari pinggir Jalan Cinta, hingga ke dalam hutan kotanya. Di dalamnya terdapat 2 jenis trek yang dikenal, yaitu istilah “Trek Mangkuk” dan “Trek Nyamuk”.

Disebut “Trek Mangkuk” karena area trek di dalam Mahkota Hijau UI ini sangat mendukung untuk kemudian dikembangkan menjadi mini-dirt jump. Kelembapan tanahnya yang pas pun membuat area dirt jump ini menyerupai bentuk mangkuk. Sedangkan “Trek Nyamuk”, tak lain dan tak bukan ya karena memang di area itu lumayan banyak nyamuknya, sehingga tidak disarankan bagi pesepeda untuk berhenti pada trek tersebut.

Konon, pada hari biasa, setiap pukul 3-5 sore setidaknya ada 5 hingga 10 orang pesepeda yang sering melewati trek tersebut. Trek Nyamuk, sempat menjadi trek favorit anak UI karena perpaduan tanjakan, turunan, dan tikungan yang cukup teknikal. Sedangkan bagi pesepeda yang cukup andal, Trek Mangkuk menjadi andalan untuk berbagi trik dirt jump dan melakukan manuver-manuver yang tak kalah seru.

Namun sayang, kini, bisa dikatakan sangat jarang pesepeda yang melewati trek-trek tersebut. Selain karena untuk menuju ke sana kini harus melewati portal dan kawat duri, treknya pun kini sudah banyak mengalami perubahan.

Kondisi tanah yang sudah tak selembap dahulu, ditambah dengan tumbuhnya rerumputan dan pepohonan baru, membuat luas trek ini berkurang. Trek Mangkuk pun kini bisa dikatakan kurang aman untuk bermain Dirt Jump.

Terdapat 2 jenis trek yang dikenal, yaitu istilah "Trek Mangkuk" dan "Trek Nyamuk" via Muslimin Damanhuri
Terdapat 2 jenis trek yang dikenal, yaitu istilah “Trek Mangkuk” dan “Trek Nyamuk” via Muslimin Damanhuri

Biasanya, anak UI pesepeda akan melakukan start dari Trek Mangkuk baru kemudian menyusuri beberapa single track sebelum akhirnya masuk ke area danau dan menemukan Trek Nyamuk. Sekarang, banyaknya single track yang tertutup daun dan patahan ranting membuat treknya menjadi tidak jelas arahnya dan sedikit berbahaya untuk dilewati.

Yang paling menyedihkan, banyaknya sampah yang menumpuk di beberapa single track tidak hanya membuat treknya menjadi tak terlihat, tapi juga memperparah kondisi lingkungan di dalam area Hutan Kota UI itu. Kalau kamu naik sepeda, terus mungutin sampah, baru mau ngayuh beberapa meter eh nemu lagi sampah, dan itu akan terus terjadi hingga kamu berharap bahwa kamu tidak akan menemukan sampah lagi di sepanjang trek tersebut.

Video : https://www.youtube.com/watch?v=-Ecwt7YYrNM

Anehnya, sampah yang banyak menumpuk adalah sampah plastik berupa botol minuman, kantong plastik, dan sampah-sampah basah yang sulit untuk di-reuse dan recycle. Entah darimana datangnya, tidak ada yang tahu dan tidak ada yang peduli.

Selain sampah, salah satu hal lain yang membuat trek ini kini jarang dikunjungi adalah banyaknya pohon tumbang yang menghalangi perjalananmu bersepeda. Padahal, jika kita cukup kreatif dan rela untuk mengubahnya,  pohon-pohon tumbang yang melintang tersebut bisa dijadikan obstacle semacam drop atau jembatan kayu (ala-ala North Shore).

Nah, bagi kamu anak UI yang hobi bersepeda dan kepingin tahu serunya bersepeda di Trek Mangkuk dan Trek Nyamuk, yuk sekarang kita kembali, benahi dan rawat kembali treknya agar mudah dan seru untuk digunakan bersama lagi!

Yuk, bagikan tulisan ini lewat Facebook, Twitter dan LINE kamu sekarang!

 

 

 

 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Admin anakUI.com
Semua postingan resmi dari anakUI.com, baik itu pemberitahuan, info, dan lain-lain, hanya diposting dari akun ini. Follow juga twitternya @anakuidotcom dan FB Fanpagenya.

0 Comments

Leave a Reply