Halo, mahasiswa aktif maupun alumni Universitas Indonesia! Sambil menikmati waktu senggang atau menghayati sisa-sisa liburan yang ada, anakui.com akan memberikan berita terbaru mengenai kampus kuning tercinta ini. Yup, sesuai judulnya, Ikatan Alumni Universitas Indonesia telah menggelar musyawarah nasional Iluni ke VII di mana untuk pertama kalinya Ketua Umum ILUNI UI dipilih oleh seluruh alumni UI secara online.

Dalam Pemira ILUNI-UI tahun ini, beberapa nama telah bersaing dan memberikan usaha terbaiknya untuk membuat visi misi bagi kampus tercinta, diantaranya adalah Fahri Hamzah (FE 1994), Ivan Ahda (Psikologi 2003), Arief Budhy Hardono (Teknik 1985), Valdo Maldini (MIPA 2008), Jenderal (Purn)  Moeldoko, dan eks Komisioner KPK Chandra Hamzah. Para calon bersaing memperebutkan suara ribuan voters para alumni UI melalui e-voting.

BACA JUGA: Ada Apa Dengan Iluni UI?

Arief Budhy Hardono  terpilih menjadi Ketua Ikatan Alumni UI  via arief2iluni

Arief Budhy Hardono terpilih menjadi Ketua Ikatan Alumni UI via arief2iluni

Dan hasilnya adalah… Jeng jeng jeng! Arief Budhy Hardono, alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia, terpilih menjadi Ketua Ikatan Alumni UI periode 2016-2019 dengan perolehan suara sebanyak 5.878 suara atau 52,76 persen dari total pemilih 11.142 orang. Bang Arief mengungguli suara Ivan Ahda 860 suara (7,72 persen), Faldo Maldini 936 (8,4 persen) dan Chandra M. Hamzah 3.468 (31,13 persen). Sedangkan dua calon yang lain, yakni Moeldoko dan Fahri Hamzah mengundurkan diri terlebih dahulu sebelum dilakukan pemungutan suara.

Pemira ILUNI UI tahun ini berbeda dengan yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya. Awalnya, Pemira ILUNI UI menggunakan sistem perwakilan, di mana perwakilan fakultas yang mempunyai alumni lebih dari 10 ribu berhak mengirim perwakilan sebanyak sembilan orang, sedangkan fakultas yang jumlah alumninya di bawah 10 ribu berhak mengirim lima wakilnya untuk memilih. Total 120 orang yang akan memilih calon ketua.

Sekarang, Pemira dilaksanakan secara lebih demokratis. Total alumni UI mencapai 350 ribu orang, sedangkan yang terdaftar sebagai pemilih ada 32 ribu. Namun, yang tervalidasi dalam Pemira UI 22 ribu. Hasil Pemira Ketua Iluni UI 2016-2019 sudah lebih dari target, yakni mencapai 11 ribu pemilih. Tahun ini, kedaulatan ada di tangan alumni UI tanpa perwakilan.

advertisement

BACA JUGA: Program Start Up Booster untuk Alumni UI yang Ingin Merintis Usaha

 

Kandidat yang memiliki tagline “ILUNI UI Rumah Kita” ini merupakan insinyur Teknik Sipil lulusan FTUI (1984-1990), yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa FTUI pada 1988. Ia adalah Direktur Pionir Beton Indonesia (Subsidiary of Indocement Heidelberg) dan Direktur PT Citra Margatama Surabaya  (subsidiary of Citra Marga Nusantara – toll road), serta Sekjen Perbasasi (Persatuan Baseball dan Softball Indonesia).

Ternyata, Bang Arief sudah aktif berkontribusi di organisasi maupun kegiatan kampus pada masa kuliahnya, terbukti bahwa ia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Kemahasiswaan Senat Mahasiswa FTUI, Kepala Seksi Operasi Yon Resimen Mahasiswa UI, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UI, Ketua Program Masa Bimbingan Mahasiswa Baru, sampai Kabid Pelayanan Alumni ILUNI FTUI.

“Tantangan menjadi ketua ILUNI UI ialah menyatukan semua ikatan alumni dari tingkat fakultas, wilayah, sampai komisariat untuk kembali ke rumah ILUNI UI, karena ILUNI UI mempunyai peran berkontribusi langsung memberikan informasi dan nilai tambah bagi almamaternya,” ucap Bang Arief mengenai tantangan yang mungkin di hadapi ke depannya selama mengemban amanah menjadi Ketua ILUNI UI.



[reaction_buttons]

advertisement