Yang Baru-baru di Kampus di Awal 2014


0

Hai. Selamat malam Minggu.

Sebagai salah satu kaum muda yang nggak mau ketinggalan buat ng-update status “<<nama kegiatan>> pertama di 2014”, kemarin lusa, gue memutuskan buat pergi ke kampus dengan sebuah niatan. Yoi. Demi bisa ngetwit ke kampus pertama di 2014. Singkat cerita, selama menginjakkan kaki di kampus tercinta, gue menemukan banyak hal-hal baru yang beda dari biasanya. Berhubung gue orangnya baik dan perhatian, maka pada postingan perdana di AnakUI.com ini, gue akan membagikan cerita ini pada kalian. Berikut cuplikannya. Klik gambar untuk memperbesar, ya.

***

Observasi gue diawali dengan mengamati kandang rusa. Kabar terbaru, tempat ini sekarang tak lagi seindah biasanya. Belasan rusa-rusa yang biasa berlari ke sana ke mari sekarang sudah tiada. Gosipnya, kini mereka telah diungsikan ke penangkaran rusa Cariu Bogor, dibantu sama gerakan Santa’s Missing Deer yang dilakuin sama anak-anak UI sendiri. Ya, agar kehidupan rusa-rusa tak berdosa tersebut menjadi jauh lebih baik lagi :”)

Tempat ini harus ganti nama. (Bukan) Kandang Rusa.
Tempat ini harus ganti nama. (Bukan) Kandang Rusa.

 

Setelah selama ini menyombongkan diri dengan pagar-pagar seng, akhirnya Fakultas Rumpun Ilmu Kesehatan (FRIK) telah menunjukkan rupanya yang sesunguhnya. Berbeda dengan gedung-gedung lain yang berbatu bata, fakultas  yang dihuni sama anak-anak FK, FKG, FKM, dan sebangsanya ini justru tampil nyeleneh dengan fasad yang mirip wafel-wafel raksasa. Saat ingin dikonfirmasi, mang-mang kuli yang sedang kongkow di FRIK sulit untuk dimintai keterangan karena mereka justru malah asyik sendiri dengan ember semennya.

Beralih ke pembangunan Rumah Sakit UI yang tidak jauh dari gedung FRIK berada, tapi, bukan itu yang jadi berita utamanya. Hal baru yang gue cermati adalah adanya polisi tidur baru yang dipasang di jalanan sebelum tikungan Gang Senggol. Bagi para pengendara kendaraan yang suka ngebut-ngebutan dan nggak memperhatikan hak-hak para pejalan kaki, dimohon lebih berhati-hati saat melintasi daerah ini.

Saudara. Berrrrrhati-hatilah.
Saudara. Berrrrrhati-hatilah.

 

Terletak di antara megahnya bangunan-bangunan baru FRIK di kawasan Pondok Cina, patut disyukuri bahwa pembangunan Sekolah Seni dan Perancangan Lingkungan UI telah menunjukkan progress-nya. Di awal tahun 2014, gedung fakultas baru kembangan dari Departemen Arsitektur ini ternyata telah melakukan soft opening dengan dibukanya pintu seng proyek yang menutupi jalan akses Balairung sejak 2008 silam. Tapi gue kurang paham, kenapa gedungnya sampe sekarang masih diselimuti sama semak belukar, ya? Apa jangan-jangan, emang kayak gitu konsep dari arsiteknya?

Haruskah plank kontraktornya diubah jadi P(H)P?
Haruskah plank kontraktornya diubah jadi P(H)P?

 

Bagi pengunjung setia perpustakaan pusat alias Crystal of Knowledge Mall of (Universitas) Indonesia, pasti sudah familiar dengan ruang mati yang berada di sekitar Pegadaian dan Kantor Pos Indonesia. Area yang kurang dilapisi cat pelapis antibochor dan sering digunakan sebagai tempat pameran ini ternyata kehadiran satu lagi “ruko” baru yang mewarnai semaraknya kawasan one-stop-living perpustakaan kita, yaitu Indomaret. Wah, sangat membantu sekali! Jadi, bagi yang tiba-tiba kedatangan tamu alias tembus tidak pada waktunya, udah pada tau kan, harus lari ke mana?

Ditunggu kehadiran Lawson atau Foodhall-nya!
Ditunggu kehadiran Lawson atau Foodhall-nya!

 

Ada kabar mengejutkan! Pada akhir tahun kemarin, toko kelontong random yang biasa bercokol di seberang toko buku Books&Beyond ternyata sudah tutup. Besar kemungkinan sih gulung tikar, soalnya berdasarkan pengamatan gue pribadi selama ini, nggak pernah ada orang yang masuk ke dalam untuk sekadar membeli tupperware atau gelas-gelas kaca. Lagian, siapa juga sih yang pengin kepergok di perpustakaan kampus sama temen seangkatannya lagi beli beha?

TKP. Tutup Karena Produk.
TKP. Tutup Karena Produk.

 

Dilaporkan dari tikungan Kukusan Kelurahan, ternyata pihak rektorat telah memberi nama baru kepada stadion yang udah berganti rumput dan dipasang lampu tembak yang mahaterang itu. Yoi, mereka menamai ulang tempat tersebut menjadi STAD-O-NIVERSITAS-N-ONES. Soal pemaknaan, gue sebetulnya juga kurang paham artinya apa. Tapi, besar kemungkinan penamaan N-ONES ditujukan sebagai bentuk penghormatan kepada instruktur senam gaek Vicky Burki yang berjasa dalam per-aerobik-an Indonesia, seperti yang selama ini beliau gaungkan: N-ONES, N-TWO, N-THREE, N-FOUR. Bye.

Tanggal tua, hurupnye jangan dikiloin juga, keleus.
Tanggal tua, hurupnye jangan dikiloin juga, keleus.

 

Titik selanjutnya  yang sempat gue tinjau adalah Jalan Cinta yang terletak persis di samping N-ONES. Tempat yang meresahkan karena menjadi lokasi favorit para alay bermotor buat pacaran gelap-gelapan ini setelah sekian lama akhirnya memiliki deretan lampu penerangan juga. Gue harap, pihak PLK dapat mengawasi daerah ini terutama selepas Magrib. Jangan sampe tempat ini nantinya malah jadi Night Festival tersendiri bagi cabe-cabean Depok dan sekitarnya, karena selain menimbulkan sampah, tak bisa dipungkiri bahwa mereka juga memberikan dampak psikologis yaitu ngiri bagi jomblo yang melihatnya.

Hitung ada berapa pasang alay astral yang tertangkap kamera?
Hitung ada berapa energi astral yang tertangkap kamera?

 

Melipir ke arah Kukusan Teknik, ternyata pembangunan gedung-yang-konon-katanya-dijadikan-PKM-baru ini berlangsung sangat cepat, bahkan sekarang udah memasuki pengecoran buat lantai kedua. Padahal, terakhir gue ngampus, kalo nggak salah dua hari sebelum Natal, yang gue lihat di sana baru alat-alat beratnya aja. Mungkin, mendekatkan PKM ke daerah ini adalah kebijakan paling mulia yang diambil oleh pihak rektorat supaya taraf kesehatan anak-anak teknik, Kutek, dan sekitarnya semakin meningkat. Misalnya, kalo ada anak FT yang masuk angin gara-gara keseringan internetan di Lobby K, atau anak arsitektur yang jarinya kepotong cutter dan ketetesan lem korea bakalan lebih cepet terselamatkan jiwanya. Kedeh.

Semoga ibu-ibu penjaganya juga bakal baru ya. You know what I mean.
Kita harapkan semoga ibu-ibu penjaganya juga bakal baru ya. You know what I mean.

 

Di halte bikun tersibuk kedua setelah Halte Stasiun Universitas Indonesia, Haltek –Halte Teknik ternyata juga nggak mau ketinggalan momentum buat melakukan perubahan di awal tahun. Kalo masih pada inget, Desember kemarin di depan Haltek ada suatu jurang yang kondisi kemiringannya makin hari makin memprihatinkan. Kabar baiknya, jeruji parit yang tadinya harus dilewati dengan cara loncat indah ini sudah diperbaiki seperti sedia kala. Barakallah!

Pembenahan ini bukan bagian dari pencitraan suatu ormas maupun CSR partai politik. Trims.
Pembenahan ini bukan bagian dari pencitraan suatu ormas maupun CSR partai politik. Trims.

 

Semester baru, semangat baru, gebetanbaru,harapan baru. Semoga, di tahun ini, kita sebagai civitas academica dapat bersama-sama memantau setiap perkembangan dan perubahan yang terjadi di kampus tercinta, baik itu isu besar seperti krisis kepemimpinan, euforia pemilu, dan lain sebagainya, hingga hal-hal kecil yang sering luput diperjuangkan seperti fasilitas bagi karyawan dan mahasiswanya. Pokoknya, apa pun yang bakalan terjadi, semoga dapat menjadikan Universitas Indonesia setahun ini menjadi lebih baik lagi.

Selamat nge-refresh SIAKNG dan selamat tahun baru!

 

————————————————————————

Penulis adalah mahasiswa masihsingle Institut Teknologi Depok. Mengaku kuat iman dan mau tahu ramalan peruntungan kamu di tahun kuda kayu? Segera kunjungi situs dewasa rizkidwika.blogspot.com. Adios!

 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
rizkidwika

Penulis adalah mantan mahasiswa prodi Arsitektur Interior, Institut Teknologi Kukusan. Dapatkan sekarang, karena besok harga naik! rizkidwika.com

0 Comments

Leave a Reply