Marching band adalah salah satu kegiatan bergengsi yang dimiliki oleh sebuah universitas. Selain untuk pengasahan mental, fisik, disiplin, dan kepribadian, hampir seluruh universitas berusaha untuk membuat unit marching band sendiri agar dapat membawa panji almamater mereka ke masyarakat luar.

BACA JUGA: UI, ITB, UGM : Versus or Featuring?

Segitiga bermuda kampus Indonesia : UI, UGM, dan ITB, telah memiliki unit sendiri untuk bersaing di lapangan display. ITS, kampus teknologi tersohor dari Jawa Timur, tidak mau ketinggalan dengan mulai merintis unit mereka sendiri sejak 2014 lalu.

MBUI Drumline dan MBWG ITB Drumline

Madah Bahana UI Drumline dan Waditra Ganesha ITB Drumline | Sumber : ez-lenz.blogspot.com

Sport of the Art, begitu istilah yang umum dalam memandang sebuah kegiatan marching band. Marching band memang merupakan kegiatan olahraga yang dipadukan dengan kesenian, mulai dari musik, tari, bahkan teater. Marching band menggunakan banyak unsur seni karena suatu paket pertunjukkan marching band sangat fleksibel untuk disusupi berbagai unsur.

BACA JUGA: Apa Kabar Olahraga di UI? Rekap #Satniteshare

Kalau kamu anak UI, tentu kenal dengan unit marching band-nya yang sudah begitu akrab di telinga : MBUI. Biasanya kamu mendengar suara-suara mereka sedang latihan bahkan dari kejauhan. Nah, di bawah ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu belum tahu tentang MBUI :

advertisement

Bukan Marching Band Universitas Indonesia

MB Madah Bahana Universitas Indonesia | Sumber : Pubdok MBUI

MB Madah Bahana Universitas Indonesia | Sumber : Pubdok MBUI

Sebagian besar warga UI mungkin sudah terngiang dengan MBUI sebagai singkatan dari Marching Band Universitas Indonesia atau Marching Band UI. Padahal, kepanjangan sebenarnya dari MBUI adalah Madah Bahana Universitas Indonesia. Yap! Marching Band UI itu punya nama, yaitu Madah Bahana yang artinya ‘Hymne yang Berbunyi Nyaring’.

Mendidik Anggotanya dari 0

Yang penting disiplin dan kerja keras | Sumber : madahbahana.org

Yang penting disiplin dan kerja keras | Sumber : madahbahana.org

Salah satu filosofi MBUI adalah Education, yang artinya pendidikan. Jadi, MBUI selalu terbuka dengan teman-teman yang tidak punya dasar bermusik sama sekali. Bahkan, pelatih-pelatih MBUI yang sekarang adalah mereka yang masuk ke MBUI dari keadaan 0 alias masih belum ada skill musik sama sekali. Yang diutamakan adalah kedisiplinan dan kerja keras. Kedua unsur tersebut lebih dihargai dibanding memiliki dasar musik dan bakat luar biasa tapi malas dan tidak bisa bekerja sama dengan teman satu unit.

Benjamin Mangkoedilaga (alm) adalah founding father MBUI

Pak Ben dan MBUI | Sumber : madahbahana.org

Pak Ben dan MBUI | Sumber : madahbahana.org

Mantan Hakim Agung Indonesia, Benjamin Mangkoedilaga (alm), adalah founding father dari MBUI dengan mendirikan drum band UI yang waktu itu bernama Genta Kusuma Loka. Kamu yang gemar hukum pasti tahu betul bagaimana sepak terjang Pak Ben di dunia hukum.

Salah satu momen yang terkenal adalah saat beliau memenangkan gugatan Majalah Tempo terhadap Menteri Penerangan, Harmoko. Padahal, saat itu Indonesia berada di era Orde Baru yang kamu tahu sendiri bagaimana pemerintahan saat itu.

Unit Kampus Pertama yang Juara Nasional

MBUI Juara 1! | Sumber : marchingmaniac.com

MBUI Juara 1! | Sumber : marchingmaniac.com

Setiap tahunnya, diadakan kompetisi nasional marching band bertajuk Grand Prix Marching Band (GPMB). Seluruh unit dari seantero Indonesia berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di ajang tahunan tersebut. Di ajang itu pula, MBUI mencatatkan diri sebagai unit kampus pertama yang berhasil menjuarai GPMB, tepatnya pada tahun 2002.

BACA JUGA: Madah Bahana UI Menyabet Perak di TIMBC 2012

advertisement

Yang lebih keren lagi, MBUI meraih juara bukan di kompetisi yang hanya mempertandingkan unit antar kampus, tapi juga dari berbagai pihak seperti pemerintah dan perusahaan. Di tahun tersebut, MBUI sanggup mengungguli unit dari dua perusahaan besar, Semen Padang dan Garuda Indonesia. Bahkan, sampai tahun ini, MBUI masih tercatat sebagai satu-satunya unit kampus yang pernah menjuarai GPMB dengan 3 gelar (2002, 2005, 2010).

Jenjang Karir Seperti Dunia Kerja

MBUI Cadets 2010 | Sumber : ez-lenz.blogspot.com

MBUI Cadets 2010 | Sumber : ez-lenz.blogspot.com

Awal masuk MBUI, para anggotanya akan mengikuti program Cadets. Program tersebut adalah program awal untuk anggota baru dalam menimba ilmu ke-marching-band-an serta mulai beradaptasi dengan gaya hidup ala anak MB. Selesai Cadets, kamu akan menjadi pasukan untuk proyek kompetisi. Di proyek pertamanya itu, para anggota baru masih akan murni pasukan yang akan dibimbing oleh para commander dan leader yang merupakan anak lama.

Tahun berikutnya, anggota baru tersebut sudah resmi menjadi anak lama yang akan menjadi leader atau commander. Gantian, mereka yang akan membimbing anak baru dalam mengarungi proyek kompetisi. Selepas itu, anggota tadi bisa mengajukan diri untuk menjadi bagian dari tim pengurus, yang akan menjadi pemain yang berperan di balik layar MBUI.

Kurang lebih, kalau disimpulkan, jenjang karir di MBUI akan seperti ini : Cadets -> Pasukan -> Commander/Leader -> Pengurus. Percaya atau tidak, jenjang tersebut mirip kalau kamu nanti terjun di dunia kerja, yang kurang lebih seperti ini : Probation -> Officer/Staff -> Supervisor -> Manager.

Kalau ada anggota yang memiliki performa baik di masa Cadets, anggota tersebut bisa langsung dipromosikan menjadi pasukan di tahun tersebut. Sama dengan kondisi apabila kamu berprestasi di tempat kerja, kamu bisa dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi. Well, hitung-hitung simulasi sebelum benar-benar terjun ke dunia yang sebenarnya, kan?

Mempunyai ‘Saudara Jauh’

Marching Band Udayana | Sumber : 5t3n1.blogspot.com

Marching Band Udayana | Sumber : 5t3n1.blogspot.com

Didirikan oleh sosok yang sama, Marching Band Udayana (MBU) dari Bali kerap disebut sebagai ‘saudara jauh’ MBUI. Jadi, menurut balipost.com, Prof. Ida Bagus Oka (rektor UNUD saat itu) sedang mencari wadah pembinaan mental, fisik, dan disiplin untuk para calon alumni UNUD. Tapi, wadah tersebut harus mampu juga menjadi tempat untuk menyalurkan minat, bakat, dan kreativitas mahasiswa. Akhirnya, beliau melakukan pendekatan dengan Menteri Pekerjaan Umum saat itu, Dr. Ir. Poernomosidi Hajisaroso, dan akhirnya mendapatkan seperangkat alat drum band.

BACA JUGA: Konser Marching Band Madah Bahana UI: “Simfoni Kenangan, Sebuah Perjalanan”

Prof. Ida Bagus Oka kemudian menugaskan Dosen Luar Biasa Fakultas Hukum UNUD untuk membentuk unit yang saat itu bernama Kesatuan Drum Band Universitas Udayana. Yap! Dosen Luar Biasa Fakultas Hukum UNUD tersebut adalah alm. Benjamin Mangkoedilaga. Salah satu momen paling memorable dua unit bersaudara ini ada di tahun 2002, di mana keduanya menjadi yang terbaik di divisinya masing-masing : MBUI juara 1 di Divisi Umum dan MBU juara 1 di Divisi Sekolah.

—

Itulah hal-hal yang mungkin kamu selama ini belum tahu tentang MBUI. Hah? Ada lagi? Silahkan ditambahkan di komentar di bawah.

Jangan lupa share tulisan ini via Facebook, Twitter, dan Line. Siapa tahu ada yang masih kepo sama MBUI dan segala seluk beluknya. Dan jangan lupa tonton penampilan mereka di OKK 2015 ini, ya!



[reaction_buttons]